Breaking News:

59 Orang Lolos Seleksi Administrasi untuk Isi Jabatan Kabiro dan Kadis di Pemprov Jabar

peserta akan diwawancara oleh tim panitia seleksi yang terdiri atas pejabat tinggi di Pemprov Jabar, pemerintah pusat, para ahli dan akademisi

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar - Tribunnews.com
Gedung Sate 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebanyak 59 orang berhasil lolos tahapan seleksi administrasi untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mereka kemudian akan melanjutkan proses seleksi untuk tahapan assesment, pengisian makalah, sampai wawancara.
Seleksi terbuka tersebut untuk mengisi sembilan jabatan yang kosong yakni Kepala Biro BUMD dan Investasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar, Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Setda Provinsi Jabar, dan Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Provinsi Jabar.
Kemudian Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jabar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jabar, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jabar, dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jabar.
Kepala Bidang Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jabar, Teten Ali Mulku Engkun, mengatakan awalnya terdapat 124 pelamar untuk sembilan jabatan tersebut. Namun, hanya 59 orang yang lolos seleksi administasi dan Rabu (18/6) mereka memasuki tahapan assesment.
"Mereka akan melakukan tes assesment. Kita melakukan tes rekam jejak, mulai dari berapa lama dia menjabat di jabatan sebelumnya dan bagaimana nilai SKP (Sasaran Kerja Pegawai)-nya, segala macamlah rekam jejak diakumulasi," katanya melalui ponsel, Kamis (18/6).
Teten mengatakan kemudian para peserta seleksi ini akan melakukan penulisan makalah pada Jumat (19/6). Tes ini di antaranya bertujuan melihat kemampuan setiap peserta dalam menerjemahkan visi dan misinya Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
"Bagaimana calon kepala perangkat daerah tersebut menerapkan dalam strategi percepatan pencapaian target-target visi dan misi Pak Gubernur, yakni Jabar Juara Lahir Batin. Nah berikutnya kita akan umumkan yang lolos ke tahap berikutnya," katanya. 
Berikutnya, peserta akan diwawancara oleh tim panitia seleksi yang terdiri atas pejabat tinggi di Pemprov Jabar, pemerintah pusat, para ahli dan akademisi, sampai mantan Ketua KPK. Gubernur Jabar sendiri, katanya, baru bisa ikut menyeleksi setelah masuk tiga besar untuk setiap jabatannya.
"Pengalaman-pengalaman sebelumnya, Pak Gubernur selalu bilang bahwa kami menyeleksi orang-orang terbaik di Jawa Barat sampai dengan tiga besar dulu, dan beliau tidak akan ikut campur kecuali ketika sudah mengerucut ke tiga besar. Ini berdasarkan posisi Beliau sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)," ujarnya.
Teten mengatakan jika melihat secara keseluruhan para pendaftar ini, katanya, mereka adalah orang-orang berprestasi dan berkompeten di setiap bidangnya. Sebagian besar berasal dari Pemprov Jabar sendiri dan pemerintahan di tingkat kabupaten dan kota di Jabar, sampai dari kementerian.
Teten mengatakan seleksi yang sesuai dengan surat edaran Menpan nomor 52 tahun 2020 ini dijadwalkan diakhiri dengan pelantikan pejabat baru pada awal Juli 2020. Prosesnya diharapkan bisa secepat mungkin tanpa menyalahi aturan supaya laju roda pemerintahan Pemprov Jabar tidak terhambat di tengah wabah Covid-19 ini. (Sam)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved