Breaking News:

Human Interest Story

Unik, Red Pentil Bengkel di Kuningan, Terima Jasa Perbaikan Kendaraan Perang Dunia II

Red Pentil bengkel mobil yang berada di tengah area persawahan Desa Sangkan Mulya, Kuningan, menerima jasa perbaikan kendaraan Perang Dunia II.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Red Pentil bengkel mobil yang berada di tengah area persawahan Desa Sangkan Mulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, menerima jasa perbaikan kendaraan Perang Dunia II. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Red Pentil bengkel mobil yang berada di tengah area persawahan Desa Sangkan Mulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, menerima jasa perbaikan kendaraan Perang Dunia II.
Demikian hal itu dikatakan Ohan (35), teknisi bengkel Red Pentil menyampaikan kepaada wartawan, di lokasi lapak  kerjanya bengkel setempat, Rabu (17/6/2020).
Ohan alias Burhan mengklaim mampu memperbaiki kendaraan Perang Dunia II yakni Mobil VW (Volk Wagen).
“Sebenarnya untuk jasa perbaikan mobil apa saja, namun kebanyakan yang datang kesini, para pemilik mobil VW,” kata Ohan seusai servis perseniling mobil VW tadi.
Mengenai jensi mobil VW keluaran Negara non Asia ini, Ohan meceritakan, sekilas sejarah mobil VW ini merupakan kendaraan rakyat dan sempat menjadi kendaraan saat Perang Dunia ke II.
“Untuk macam – macam dan nama mobil VW itu, ada Combi, Safari, Batle dan banyak lagi sebutan untuk mobil VW seperti ini,” katanya.
Jasa usaha sebagai montir, kata dia, memang cukup lama menekuni daripada komponen mesin mobil antik tersebut. 
“Mungkin ada lebih sepuluh tahun saya terjun memilih profesi sebagai tukang service mobil,” kata Ohan yang juga keluaran SMK Pertiwi Kuningan.
Mengenai bentuk mesin dan kompenan, kata Ohan, memang memiliki perbedaan dengan jenis mobil lain.
“Perbedaan itu ada pada sistem pengapian dan beberapa struktur mesin dan perangkat pendukung lainnya. Misal untuk mobil VW keluaran jaman dulu itu tidak dilengkapi dengan radiator atau alat pendingin seperti mobil lain, melainkan memiliki jalur sirkulasi angina sebagai radiatornya,” katanya.
Keunikan mobil VW, kata dia, tentu sangat jauh berbeda dengan mobil – mobil sekarang.
“Terutama mengenai harga jual. Apalabil diketahui mobil VW itu full Original maka harnya bisa berlipat ganda dan mampu mengalahkan harga mobil pabrikan sekarang,” katanya.
Kemudian, melihat dari total jumlah mobil VW di Indonesia, kata Ohan, ini bisa dihitung dan tidak sama dengan jenis mobil lainnya.
“Sehingga wajar, mobil VW keluaran Negara Jerman, Meksiko maupun Negara Brazil di Indonesia saat ini, harganya melambung tinggi,” katanya.
Bayangkan saja, kata Ohan, untuk harga beli mobil VW bahan untuk kembali dilakukan perbaikan dan dilengkapi akesesoris lainnya.
“Ini bisa mencapai kisaran Rp 40 juta. Jadi jangan heran ketika harga jual mobil VW siap pakai yang lengkap dengan aksesoris itu bisa mencapai ratusan juta,” ungkapnya.
Terlebih kata dia, kendaraan mobil tua ini memiliki komunitas atau paguyubannya tersendiri.
“hampir tiap kota/kabupaten itu ada komunitas mobil VW, meki jumlahnya tidak banyak,” ujarnya.   (*)
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved