Breaking News:

Kasus DBD di Kab Cirebon Tinggi

Dinkes Prediksi Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Tak Sebanyak Tahun Lalu

Selama Januari - pekan kedua Juni 2020 kasus DBD di Kabupaten Cirebon mencapai 463 orang dan 11 di antaranya meninggal dunia.

hellosehat.com
Demam Berdarah Dengue (DBD): Gejala, Obat, Penyebab. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, memprediksi kasus demam berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon pada tahun ini tidak sebanyak 2019.

Selama Januari - pekan kedua Juni 2020 kasus DBD di Kabupaten Cirebon mencapai 463 orang dan 11 di antaranya meninggal dunia.

Sementara pada Januari - Juli 2019 kasus DBD mencapai 1291 orang dan ada 17 orang yang meninggal dunia.

"Mudah-mudahan hingga akhir 2020 kasus DBD tidak bertambah banyak," kata Nanang Ruhyana saat ditemui di Dinkes Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (17/6/2020).

Ia mengatakan, sepanjang Januari 2019 sudah ada 100 kasus DBD di Kabupaten Cirebon.

Sementara pada Februari 2019 tercatat ada 205 kasus dan 5 di antaranya meningal dunia.

Selanjutnya pada Maret 2019 terdapat 179 kasus dan dua orang meninggal dunia.

Pada April 2019 ada 195 pasien dan enam orang meninggal dunia, sedangkan selama Mei tercatat 220 kasus serta tiga orang meninggal.

"Di bulan Juli 2019 ada 85 pasien DBD dan satu orang meninggal dunia," ujar Nanang Ruhyana.

Pihaknya mencatat sepanjang 2019 terdapat 1291 pasien DBD dan 17 orang meninggal dunia.

Karenanya, tahun ini upaya pencegahan penyebaran DBD digencarkan, di antaranya melalui fogging di daerah yang terdapat banyak pasien DBD.

Ia juga meminta masyarakat rutin melakukan PHBS di lingkungannya masing-masing.

Termasuk menggalakkan gerakan 3 M Plus, yakni mengutas, menutup, mengubur, dan menyingkirkan barang-barang yang tidak terpakai.

"Barang-barang itu berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebar penyakit DBD," kata Nanang Ruhyana.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved