Dibuka Akhir Mei 2020, Gua Sunyaragi Cirebon Masih Sepi dari Kunjungan Wisatawan
ia mengakui rekor terbanyak pengunjung yang datang setelah dibuka kembali terjadi pada akhir pekan lalu.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Taman Air Gua Sunyaragi dibuka kembali sejak akhir Mei 2020 setelah ditutup sementara selama dua bulan.
Namun, destinasi wisata yang berada di Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, itu tampaknya masih sepi.
Pengelola Taman Air Gua Sunyaragi, Jajat Sudrajat, mengatakan, sejak dibuka dua pekan lalu jumlah pengunjung yang datang belum banyak.
Menurut dia, di hari pertama dibuka hanya ada empat pengunjung yang datang.
"Memang masih sedikit pengunjungnya," kata Jajat Sudrajat saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Selasa (16/6/2020).
Ia mengatakan, di hari-hari berikutnya jumlah pengunjung meningkat meski masih di bawah 10 orang per hari.
Bahkan, Jajat menyebut kondisi sepi pengunjung semacam itu masih berlangsung hingga sekarang.
Namun, ia mengakui rekor terbanyak pengunjung yang datang setelah dibuka kembali terjadi pada akhir pekan lalu.
"Weekend kemarin ada 80 pengunjung, alhamdulillah rekor terbanyak sekarang," ujar Jajat Sudrajat.
• Download Lagu MP3 Banyu Moto - Nella Kharisma Feat Dory Harsa, Lengkap Dengan Video Klip dan Lirik
• Zodiak Cinta, Selasa 16 Juni 2020: Asmara Scorpio Memprihatinkan, Libra Ekspresikan Cinta yang Jujur
Jajat pun bersyukur meski kondisi tersebut masih jauh dari jumlah pengunjung di hari-hari normal.
Pihaknya berharap, pekan ini jumlah pengunjung Taman Air Gua Sunyaragi meningkat dibanding sebelumnya.
Ia juga memastikan obyek wisata gua karang terbesar di dunia itu menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
"Kami terapkan protokol kesehatan di areal Gua Sunyaragi, sesuai anjuran pemerintah," kata Jajat Sudrajat.