Breaking News:

Kasus Penyiraman Air Keras

PENGAKUAN Novel Baswedan, Enggak Yakin Dua Orang yang Dihukum Satu Tahun itu Benar-benar Pelakunya

Berbagai pihak datang mengunjungi penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan di kediamannya, Jakarta, Minggu (14/6/2020).

Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (kiri), didampingi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan), saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel Baswedan kembali ke Indonesia setelah menjalani pengobatan di Singapura untuk melakukan penyembuhan matanya yang disiram air keras. 

TRIBUNCIREBON.COM - Berbagai pihak datang mengunjungi penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan di kediamannya, Jakarta, Minggu (14/6/2020).

//

Kunjungan ini terkait kasus penyerangan Novel Baswedan serta memberikan support dalam menjalani proses hukumnya.

Salah satu yang menyambangi kediaman Novel Baswedan yakni pengamat hukum tata negara, Refly Harun.

"Saya datang mewakili pribadi. Karena diundang ya saya datang. Tujuannya memang menunjukkan concern ya kan. Karena ini masalah menurut saya masalah hukum yang penting. Sebagai orang hukum saya pingin tahu duduk persoalannya," kata Refly saat dihubungi, Minggu (14/6/2020).

Dalam kunjungannya itu, ia menanyakan apakah Novel yakin kedua terdakwa yang menyiram air keras ke mukanya.

Menurut Refly, Novel ragu kedua terdakwa itu yang menyiram air keras ke mukanya.

Ia menilai, kedua terdakwa harus dibebaskan dari tuntutan jika memang bukan pelaku sebenarnya. 

Namun, keduanya harus diperiksa lebih jauh agar otak penyerangan Novel terungkap. 

"Saya tanya, yakin enggak bahwa yang terdakwa itu pelaku yang sesungguhnya? Novel sendiri mengatakan tidak yakin. Nah, kalau menurut saya, kalau memang mereka bukan pelaku yang sesungguhnya. Saya bilang ya mestinya mereka dibebaskan dari segala tuntutan," ujar Refly.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved