15 Ribu Rapid Test Disiapkan Pemkab Cirebon Secara Gratis untuk Santri yang Datang ke Cirebon

adanya pemeriksaan kesehatan para santri itu menjadi bukti keseriusan Pemkab Cirebon dalam mencegah penyebaran Covid-19 dari berbagai aspek.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (ketiga kanan), saat meninjau swab test santri yang akan kembali ke pondok pesantren di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (12/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tampaknya tidak hanya memerhatikan para santri asal Kabupaten Cirebon yang akan kembali ke pesantrennya di luar daerah.

Namun, santri dari luar daerah yang akan kembali ke sejumlah pesantren di Kabupaten Cirebon juga tidak luput dari perhatian Pemkab Cirebon.

Pasalnya, Pemkab Cirebon telah menyiapkan 15 ribu alat rapid test untuk para santri yang datang ke Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, rapid test itu disiapkan untuk memeriksa santri dari luar daerah yang akan kembali ke pondok pesantren yang ada di Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, sedikitnya ada 600-an pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Jumlah santri yang menuntut ilmu di seluruh pondok pesantren itu diperkirakan mencapai 20 ribuan orang," kata Imron Rosyadi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (13/6/2020).

Ia mengatakan, adanya pemeriksaan kesehatan para santri itu menjadi bukti keseriusan Pemkab Cirebon dalam mencegah penyebaran Covid-19 dari berbagai aspek.

Pesan Terakhir Tien Istri Soeharto yang Diabaikan, tapi Kata-katanya Itu Terbukti Dua Tahun Kemudian

Gerombolan Orang Pakai Sepeda Brompton Masuk Kafe, Bertingkah Sok Jago, Ditegur Pelayan Malah Pamer

Daftar Harga HP OPPO Terbaru Juni 2020: Oppo A7 Rp 2,6 Juta, Oppo A9 2020 Rp 3,4 Juta

Sebelumnya Pemkab Cirebon juga telah melakukan swab test massal di sejumlah pasar tradisional dan pusat keramaian warga.

Swab test massal itu menyasar para pedagang, pengunjung dan masyarakat umum.

Kali ini, pemeriksaan kesehatan tersebut menyasar kalangan santri pondok pesantren di Kabupaten Cirebon.

"Kami berupaya memutus mata rantai virus corona dari berbagai aspek, termasuk dari kalangan santri, tujuannya agar Kabupaten Cirebon bebas Covid-19," ujar Imron Rosyadi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved