Breaking News:

Pelajar SMP di Cianjur Ini Mengeluh Pendarahan Terus Saat Menstruasi, Rupanya Baru Melahirkan Bayi

bayinya dibuang tidak jauh dari lokasi kamar mandi saat melahirkan di pinggiran sawah di Kampung Panoongan

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Suasana di Puskesmas Sukaluyu saat bidan desa mengamankan jenazah bayi yang dilahirkan ibunya di pinggir sawah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukmininn

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Jenazah bayi perempuan yang baru dilahirkan ditemukan di pinggir sawah di Kampung Panoongan RT 01/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Jenazah bayi tersebut diduga dibuang oleh ibunya beberapa jam setelah melahirkan.

Dari informasi yang dihimpun, jenazah bayi perempuan ditemukan setelah ada pasien yang dibawa orang tuanya ke Puskesmas Sukaluyu dengan mengeluhkan bahwa anaknya pendarahan terus saat menstruasi.

Namun, setelah ditelusuri, ternyata pasien tersebut telah melahirkan dan bayinya dibuang tidak jauh dari lokasi kamar mandi saat melahirkan di pinggiran sawah di Kampung Panoongan RT 01/04 Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaluyu.

Kepala Puskesmas Sukaluyu, dr Nurul Hadie mengatakan, pasien dibawa oleh orangtuanya sekitar pukul 10.00 WIB mengeluhkan pendarahan terus saat menstruasi.

"Saat kami periksa ternyata pasien sudah melahirkan. Sehingga kami langsung menghubungi pihak kepolisian karena bayinya dibuang tidak jauh dari lokasi melahirkan," kata Nurul saat ditemui di Puskesmas Sukaluyu, Jumat (12/6/2020).

Nurul mengatakan, saat mengetahui pasien melahirkan sendiri dan bayinya langsung dibuang, pihak puskesmas langsung menugaskan bidan desa ke lokasi pembuangan bayi agar diamankan.

"Bidan desa didampingi pihak Polsek langsung ke lokasi dan membawa mayat bayinya ke Puskesmas," ujarnya.

Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, dan Kota Cimahi, Jadi Zona Biru, Garut Turun ke Zona Kuning

Lampu Kuning dari Ridwan Kamil untuk Wali Kota dan Bupati di Jabar, Waspadai Peningkatan Covid-19

PSBB di Indramayu Kembali Diperpanjang Sampai 26 Juni 2020, Tapi Diterapkan Secara Proposional

Saat ini, lanjut Nurul, pasien berinisial DS (15) masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukaluyu dan akan dirujuk ke RSUD Cianjur.

"Untuk pasien kami akan rujuk ke RSUD. Namun, perkaranya sudah ditangani pihak polsek Sukaluyu," katanya.

Kapolsek Sukaluyu, Iptu Anaga Budiharso, membenarkan, adanya penemuan mayat bayi perempuan yang dibuang ibunya.

"Kami mendapat laporan dari pihak Puskesmas Sukaluyu dan langsung menindaklanjuti," katanya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan ibu bayi berinisial DS (15) masih di bawah umur dan masih pelajar SMP. Sedangkan ayah bayi tersebut tidak lain pamannya sendiri berinisial BH (65).

"Kami sudah amankan DS dan BH beserta mayat bayinya," katanya.

Anaga mengatakan, karena ibunya masih di bawah umur sehingga kasusnya kini sudah dilimpahkan kepihak Polres Cianjur untuk ditindaklanjuti.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved