Ibu Hamil di Indramayu Kena Corona
Ibu Hamil yang Terkonfirmasi Covid-19 di Indramayu Harus Dipisahkan dari Bayinya yang Baru Lahir
Ia juga menjelaskan, bayi yang lahir pada Rabu dini hari kemarin sekitar pukul 02.20 WIB juga sudah diambil sampel swabnya.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bayi dari ibu hamil yang positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu ditempatkan di ruangan terpisah di RSUD Indramayu.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Kamis (11/6/2020).
Deden Bonni Koswara mengatakan, ibu hamil yang diketahui terjangkit virus corona itu berinisial Y (30) warga Kecamatan Sukra.
"Bayi terpisah ada di ruang perinatologi," ujar dia.
Ia juga menjelaskan, bayi yang lahir pada Rabu dini hari kemarin sekitar pukul 02.20 WIB juga sudah diambil sampel swabnya.
Pengambilan swab itu dilakukan sebanyak dua kali pada hari kemarin dan hari ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Y menjadi pasien ibu hamil pertama yang terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Indramayu.
• PSBB Tahap Ketiga Akan Berakhir, Pemkab Indramayu Belum Berencana Membuka Kembali Tempat Wisata
• Kereta Api Reguler Dioperasikan Lagi Mulai Besok, Ini Rute yang Dilayani PT KAI Daop 3 Cirebon
• Kurang Bayar Jadi Penyebab Tagihan Listrik Membengkak, Kok Bisa? Begini Penjelasan PLN
Ia diketahui positif saat memeriksakan kehamilannya yang berusia 10 bulan di Puskesmas Sukra pada 8 Juni 2020.
Saat itu kepada tim medis, pasien juga mengeluhkan sesak napas, setelah dilakukan anamnesa atau pemeriksaan melalui wawancara diketahui ibu hamil itu baru kembali dari tempat tinggalnya di Jakarta.
"Terkonfirmasi positif Covid-19 pasien setelah gugus tugas menerima hasil Lab dari Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon pada hari Rabu (10/6/2020)," ujarnya.