Breaking News:

Maling Rumah Mewah di Kuningan Ditangkap

Polisi Gerak Cepat Tangkap Maling Rumah Mewah di Kuningan, Keluarga Korban Berikan Apreasiasi

Keberhasilan petugas kepolisianmendapat apreasiasi dari keluarga korban pencurian dan kekerasan di Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kapolres Kuningan Rilis Pengungkapan Pelaku maling di Rumah Pengusaha Aneka Sandang 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Keberhasilan petugas kepolisianmendapat apreasiasi dari keluarga korban pencurian dan kekerasan di Kuningan.
“Kami apreasisasi petugas kepolisian, baik Polda, Polres Kuningan dan Polsek Ciawigebang. Gerak cepat pengungkapan kasus tentu sebuah perjuangan yang maksimal,” ungkap Dede Sembada, adik kandung korban  rumah pengusaha Aneka Sandang yang disatroni maling beberapa waktu lalu.
Dede yang akrab disapa Desem yang sekaligus Anggota DPRD Kuningan ini mengatakan, saat keberhasilan dalam penangkapan kawanan maling awal bulanini
“Kami sudah diberitahu oleh Petugas Polisi. Namun untuk mengembalikan harta yang yang kini menjadi barang bukti dirampas maling, pihak keluarga menghargai proses hukum yang dilakukan Petugas Kepolisian,” ungkapnya.
Dalam pengambilan itu, kata Desem, biasanya melalui berbagai tahapan dalam aturan penegak hukum. 
“Ini bisa melalui melalui lembaga hukum selain kepolisian, kan ini barang bukti yang harus dikembalikan kepada pemilik sebelumnya,” kata Desem yang juga Mantan Plt Bupati Kuningan. 
Mengenai kondisi Kakak kandung yakni Korban rumah yang dibobol maling, Desem mengatakan, usai kejadian memang merasakan syok.
“Namun hingga saat ini, Alahmadulillah sehat dan biasa melakukan aktivitasnya seperti pada biasanya,” katanya.
Sekedar informasi, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik menyebutkan bahwa kerugian Pengusaha Aneka Sandang, yang berada Di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.
Kapolres Kuningan Rilis Pengungkapan Pelaku maling di Rumah Pengusaha Aneka Sandang
Kapolres Kuningan Rilis Pengungkapan Pelaku maling di Rumah Pengusaha Aneka Sandang (Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com)
“Kisaran di angka ratusan juta,” kata Lukman disela penyampaian kepada awak media, di Mapolres Kuningan setempat.
Selain kerugian yang ditaksir sebelumnya, kata Lukman, ada sejumlah barang bukti yang disita tersebut berupa 1 unit kendaraan roda empat.
“Beberapa potong pakaian, 1 tas selempang, obeng, gunting pemotong besi, golok, sarung tangan 1 jam tangan mewah, dan 4 buah handphone,” katanya.
Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, Lukman mengulas bahwa modus operandi pencurian dengan kekerasan adalah mereka masuk ke rumah korban dengan merusak pintu rumah. 
“Kemudian mereka menyekap pemilik rumah dengan cara mengikat kedua kaki dan tangan,” ujarnya.
Penghuni rumah disekap di dalam kamar, lanjut Lukman, kemudian mereka mengambil barang-barang berharga berupa perhiasan emas dan sejumlah uang dari dalam rumah korban.
"Kerugian korban dari aksi pencurian dan kekerasan sekira Rp 100 juta, ini hasil penghitungan korban dan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dari pengakuan pelaku," kata Lukman lagi.
Diberitakan sebelumya, petugas Polisi Kuningan berhasil menangkap pelaku maling rumah Pengusaha Aneka Sandang.
“Tindakan ini, belum genap sebulan dari tindak pencurian di rumah Pengusaha Aneka Sandang di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat,” ungkap Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, Rabu (10/6/2020).
Lukman mengatakan, dari empat tersangka ditangkap satu di Kuningan dan tiga pelaku lainnya ditangkap di sebuah tempat billiard di Kota Batam.
“Petugas kami tangkap pelaku sampai keluar daerah yakni Kepulauan Riau dan sementara satu pelaku lainnya dinyatakan masih DPO. Jadi jumlah pelaku semuanya ada lima orang tersangka,” ungkap Lukman didampingi Wakapolres Kompol Jaka Mulyana dan Kasat Reskrim, AKP Danu Raditya Atmaja.
Mengenai identitas pelaku, kata Lukman, yakni pelaku pertama berinisial S alias F, warga Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, ditangkap pertama kali pada Senin (01/06) di Kabupaten Kuningan. 
"Proses penangkapan kemudian dikembangkan dan berhasil diamankan tiga pelaku lain, yakni JI warga Sumbawa NTB, I warga Sumbawa NTB, dan AS warga Kota Bekasi,” ujarnya.
Untuk barang bukti, yang digunakan para tersangka saat beraksi itu berhasil disita berupa peralatan dan perlengkapan aksi mereka saat mencuri. 
“1 unit kendaraan roda empat, beberapa potong pakaian, 1 tas selempang, obeng, gunting pemotong besi, golok, sarung tangan 1 jam tangan mewah, dan 4 buah handphone,” ungkapnya.
Pelaku diduga melanggar pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) huruf 1e, 2e, dan 3e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
Sebelumnya diberitakan, terjadi pencurian di sebuah rumah mewah di Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang, Minggu (17/05/2020) dini hari. 
Sebelumnya beredar bahwa rumah mewah milik Penguasaha Aneka Sandang disatroni puluhan maling. 
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved