Kelabui Petugas Check Point, Pengendara Avanza Tutupi Huruf Depan Pelat Nomor, Begini Endingnya

Pemilik mobil tersebut mengaku khawatir tak bisa masuk Kota Tasikmalaya karena mobil miliknya berpelat D.

(tribunjabar/firman suryaman)
Petugas di Check Point Karangresik, Kota Tasikmalaya, menghentikan minibus Avanza yang huruf depan pelat nomornya ditutupi stiker, Sabtu (6/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Sopir sebuah minibus Toyota Avanza biru diduga berupaya mengelabui petugas check point Karang Resik, Kota Tasikmalaya, dengan menempel gambar stiker di huruf pertama pelat nomor, Sabtu (6/6).

Petugas yang jeli segera menggiring mobil tersebut ke lahan parkir check point. Benar saja ketika diperiksa petugas dari dekat, huruf paling pertama pelat nomor ditutupi stiker.

"Ini apa maksudnya ditutupi stiker. Mau mengelabui ya," kata seorang petugas. Ia pun meminta pengemudi yang masih muda itu segera turun dan mencopot stiker.

Stiker warna putih dengan lingkar merah di tengah itu cukup sulit dibuka karena lengket ke pelat nomor. Setelah berhasil dibuka, ternyata mobil tersebut berpelat D.

Pemilik mobil tersebut mengaku khawatir tak bisa masuk Kota Tasikmalaya karena mobil miliknya berpelat D. Namun setelah diperiksa suhu tubuhnya normal, akhirnya diperbolehkan masuk.

Danpos check point Karangresik, Kapten Inf Kardaya, mengatakan, pihaknya berupaya untuk jeli memantau kendaran yang hendak masuk.

Ada 13 Kawasan Kritis di Jawa Barat, Pemprov Jabar Bakal Berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro

Polisi Cianjur Hadang Pengendara Mio yang Tangan Kirinya Sedang Menggenggam Bungkusan Sabu-sabu

Pemotor Arogan yang Gampar Petugas SPBU Caringin Berhasil Ditangkap, Jelaskan Mengapa Main Tangan

"Selain ada yang berupaya mengelabui petugas, banyak pula yang masih tidak membawa masker. Mereka belum sadar betapa pentingnya masker disaat pandemi Covid-19 msih belum reda," kata Kardaya.

Untuk memberikan efek jera serta shock therapy, pihaknya memberikan sanksi push up kepada pengendaran maupun penumpang yang masih membandel melanggar protokol kesehatan. (firman suryaman)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved