Virus Corona Kuningan

Masa Transisi Adaptasi Kebiasaan Baru, Bupati Instruksikan Dishub Lakukan Pengawasan Bus AKAP & AKDP

Sehingga tidak sedikit para PO (perusahaan otobus, red) banyak yang mempertanyakan, kapan beroperasi angkutan seperti pada sebelumnya.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi Bus Perum Damri saat terparkir di Terminal Tipe B Indramayu, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Kontributor Tribuncirebon.com, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pemkab Kuningan melalui Dinas Perhubungan belum mengeluarkan izin kendaraan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Koda Dalam Provinsi (AKDP) untuk melakukan operasi seperti pada umumnya.

Demikian dikatakan Kadishub Kuningan Kuningan Jaka Chaerul Jum’at ( 5/6/2020).

Dia mengatakan, tindakan pemerintah dalam menghadapi masa transisi dan Adaptasai Kebiasaan Baru (AKB), yang kerap di sosialisasikan kepada masyarakat.

“Bukan berarti meninggalkan kebiasaan yang tak mengikuti anjuran dalam melakukan pencegahan covid-19, seperti penggunaan masker dan berjaga kesehatan itu tetap dilakukan,” katanya.

Menurutnya alasan sejumlah kendaraan atau angkutan umum tidak beroperasi dikarenakan daerah kota besar belum memberian izin terbuka untuk masuknya kendaraan umum tersebut.

“Seperti kita ketahui bahwa di kota besar atau pemerintah Provinsi DKI sendiri sangat ketat dalam melakukan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19,” katanya.

Sehingga tidak sedikit para PO (perusahaan otobus, red) banyak yang mempertanyakan, kapan beroperasi angkutan seperti pada sebelumnya.

Berkaca-kaca Tukang Parkir di Solo Ini Terpaksa Urungkan Niatnya Naik Haji: Pasrah Sama Gusti Alloh

Sempat Trending 1 Youtube, Lagu Keke Bukan Boneka Milik Kekeyi Di-Takedown oleh Youtube

“Jika ada informasi untuk memperbolehkan beroperasi, tentu kami kembali informasikan kepada PO dan Pengemudi Bus,” katanya.

Mengenai angkutan umum perkotaan, kata Jaka, petugas Dishub tetap melakukan pengawasan terhadap awak kendaraan yang beroperaasi sesuai trayeknya.

“Terutama pengawasan terhadap jumlah penumpang yang tidak boleh mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari total kapasitas,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved