Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

PPDB SMA SMK

Komisi V DPRD Jabar Minta Disdik Antisipasi Munculnya Kongkalikong Saat PPDB

Ia pun mengimbau kepada seluruh stakeholder terkait agar pelaksanaan PPDB ini dapat berjalan sebaik mungkin.

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
ILustrasi Suasana PPDB di SMAN 22 Bandung, Sabtu (22/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020.

Persiapan PPDB tahun ini dinilai sudah berjalan cukup baik dalam konsep perencanaan, dan pembuatan sistem.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya berharap proses persiapan yang telah dilakukan dengan cukup baik tersebut dapat terus terjaga hingga tahap akhir pelaksanaan PPDB.

"Kerja sama yang bagus ini adalah upaya pencegahan yang sangat baik, sehingga mencegah terjadinya
kongkalikong atau bahkan pungli dan mungkin ini bisa dicegah," ucap Abdul Hadi seusai melakukan monitoring persiapan PPDB di SMAN 5 Karawang, Jumat (5/6).

Ia pun mengimbau kepada seluruh stakeholder terkait agar pelaksanaan PPDB ini dapat berjalan sebaik mungkin.

"Normatif, hindari hal-hal berpotensi akan menjadi permasalahan di kemudian hari," katanya.

PPDB, lanjut Abdul Hadi, merupakan siklus pendidikan tahunan di Jawa Barat. Dalam pengalaman sekian
tahun penyelenggaran PPDB, permasalahan muncul pada tahap akhir atau pasca pengumuman.

"Yang tidak keterima masih ngotot, dan dia akan mencari jalur mulai dari keluarga, pejabat, LSM ini banyak terjadii hal seperti itu," ujarnya.

Ada 13 Kawasan Kritis di Jawa Barat, Pemprov Jabar Bakal Berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro

Keutamaan dan Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW Bahasa Latin dan Arab Lengkap dengan Artinya

Siswa Kelas 6 SD Ini Berkomplot Mencuri Sepeda Motor, Ditangkap Warga Lagi Sembunyi di Selokan

Selain itu ia menejelaskan, upaya-upaya pencegahan yang harus menjadi perhatian bersama. Pencegahan pertama adalah dibutuhkan sistem harus dibuat jelas, clear, dan transparan.

"Sekolah mengumumkan kenapa ada lima puluh persen dari jalur zonasi, di mana alamatnya detail," ucapnya.

Selanjutnya adalah kesiagaan, ia menilai Karawang ini luar biasa dari mulai jajaran Saber Pungli Kabupaten sudah sangat baik proaktif kerja sama dengan pihak dinas terkait.

"Kerja sama yang baik ini harus dijaga, sehingga ketika terjadi suatu hal yang terkait dengan PPDB bisa langsung berkordinasi. Banyaknya peluang-peluang terjadinya penyimpangan, tetapi saya melihat disini ada kerjasama yang baik antara dinas kabupaten, satgas, serta KCD," ucapnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved