Breaking News:

Cuaca Buruk di Ciayumajakuning

BMKG Prediksi Wilayah Pesisir Cirebon dan Indramayu Berpotensi Gelombang Tinggi serta Banjir Rob

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah pesisir Cirebon dan Indramayu berpotensi diterjang gelombang tinggi serta...

Istimewa
Banjir rob di Desa Eretan Kulo, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (6/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah pesisir Cirebon dan Indramayu berpotensi diterjang gelombang tinggi serta banjir rob.

//

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengatakan, potensi tersebut diperkirakan terjadi hingga akhir pekan ini.

Menurut dia, BMKG pun telah mengeluarkan peringatan dini dan meminta masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir selalu waspada.

"Karena terjadinya bencana tidak bisa diprediksi sehingga kita harus selalu waspada," kata Ahmad Faa Iziyn melalui pesan singkatnya, Kamis (4/6/2020).

Ia mengatakan, potensi tersebut terjadi sejak awal Juni 2020 di wilayah perairan utara Jawa.

Hal itu terbukti dari peristiwa banjir rob yang melanda sejumlah wilayah dari mulai Subang, Indramayu, dan Cirebon, dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, potensi gelombang tinggi di wilayah itu diperkirakan mencapai 2,5 meter hingga 4
meter.

"Masyarakat yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir diharapkan meningkatkan kewaspadaan," ujar Ahmad Faa Iziyn.

Ia mengatakan, upaya mitigasi terhadap potensi banjir rob juga harus ditingkatkan.

Terutama untuk daerah-daerah pantai berelevasi rendah seperti Cirebon dan Indramayu.

Pihaknya juga mengimbau warga selalu memantau perkembangan informasi terkini dari BMKG.

Di antaranya, melalui call center 021-4246321, website http://www.bmkg.go.id dan maritim.bmkg.go.id, aplikasi iOS dan android Info BMKG ataupun menghubungi kantor BMKG terdekat.

"Layanan informasi cuaca dibagikan 24 jam melalui kanal-kanal tersebut," kata Ahmad Faa Iziyn.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved