Breaking News:

Banjir Rob Landa Pesisir Indramayu

Banjir Rob di Indramayu Makin Parah, Pengungsi Mulai Berdatangan ke Balai Desa untuk Mengungsi

Jumlah tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah, mengingat tingginya air banjir masih terus meninggi.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Pengungsi di Balai Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Kamis (4/6/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Para pengungsi terus berdatangan ke Balai Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu akibat terjangan banjir rob malam ini, Kamis (4/6/2020).

Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak 7 kelapa keluarga (KK) yang mengungsi.

Jumlah tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah, mengingat tingginya air banjir masih terus meninggi.

Saat ini banjir rob di wilayah setempat bahkan sudah mencapai ketinggian 1,2 meter.

"Mereka datang sendiri karena rumahnya tenggelam minta mengungsi di balai desa," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler.

Waminuddin menceritakan, selain di balai desa, warga juga mengunsi di mushola-mushola setempat.

Niat dan Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud Bahasa Arab dan Latin Lengkap dengan Artinya

Banjir Rob di Pesisir Indramayu Semakin Parah, Air Sudah Setinggi 1,2 Meter Rendam Ribuan Rumah

Setidaknya ada sekitar 6 mushola lebih yang dijadikan tempat pengungsian di Desa Eretan Wetan.

"Kalau di mushola ada banyak ada puluhan kelapa keluarga, ada juga yang mengungsi ke rumah saudaranya," ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved