Virus Corona Indramayu

Pemkab Indramayu Perpanjang Masa Belajar di Rumah Sampai 18 Juni 2020, Langsung Bagi Rapor

Seperti apa itu Covid-19, bagaimana berprilaku hidup bersih dan sehat, serta pengembangan karakter pelajar.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, saat diwawancara di ruang kerjanya, Selasa (20/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemkab Indramayu kembali memperpanjang sama kegiatan siswa-siswi belajar dari rumah hingga tanggal 18 Juni 2020.

Pengumuman perpanjangan masa kegiatan belajar itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu, Caridin, melalui Surat Edaran Nomor 420/1292-Sekret.

Caridin mengatakan, perpanjangan siswa-siswi belajar dari rumah ini mengingat kondisi Kabupaten Indramayu terkini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

"Kegiatan pembelajaran sampai tanggal 18 Juni 2020 siswa belajar di rumah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (1/6/2020).

Caridin menyampaikan, kepada seluruh instansi pendidikan diharapkan bisa memberikan tugas kepada siswa-siswi selama kegiatan belajar di rumah pengetahuan seputar Covid-19.

Seperti apa itu Covid-19, bagaimana berprilaku hidup bersih dan sehat, serta pengembangan karakter pelajar.

"Pemeberian tugas tidak berbentuk tugas yang memberatkan siswa dan orang tua," ujarnya.

Kunci Jawaban Soal Kelas 1-3 SD Operasi Pengurangan Belajar dari Rumah TVRI, Selasa 2 Juni 2020

Jadwal & Link Live Strteaming Belajar dari Rumah TVRI, Selasa 2 Juni 2020, Ada Operasi Pengurangan

Lanjut Caridin, pada tanggal 19-20 Juni 2020 akan dilakukan pembagian raport, namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Pada tanggal 21 Juni sampai dengan 12 Juli 2020 siswa-siswi akan diliburkan sehubungan dengan libur akhir tahun pelajaran 2019/2020.

Sementara untuk kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2020/2021 rencananya bakal dilakukan secara online.

Hal ini sesuai dengan juknis PPDB dengan mengikuti protokol kesehatan untuk penanganan Covid-19, termasuk di dalamnya melarang berkumpulnya siswa dan orang tua secara fisik di sekolah.

"Masa perpanjangan tersebut dapat disesuaikan kembali dengan kebutuhan penyelenggaran penanganan darurat bencana yang disampaikan pemerintah," ujarnya.

Inilah Aturan Baru Menikah di Saat Diberlakukannya New Normal yang Dikeluarkan olek Kemenag RI

Dwi Sasono Mengaku Pakai Narkoba Lantaran Susah Tidur Selama Pandemi Covid-19

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved