Breaking News:

Tradisi Syawalan Lebaran Ketupat

Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Syawalan Lebaran Ketupat, Ternyata Ini Filosofinya

Tradisi syawalan lebaran ketupat pada tahun ini tetap digelar Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (31/5/2020).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Istimewa
Tradisi syawalan lebaran ketupat di Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (31/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Tradisi syawalan lebaran ketupat pada tahun ini tetap digelar Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (31/5/2020).

Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat mengatakan, setiap selesai menjalankan puasa sunah syawalan selama 6 hari lamanya, hari lebaran ketupat menjadi tradisi rutin yang selalu digelar.

"Hari ini 8 syawal alhamdulillah tradisi syawal dengan hajat masakan ketupat selesai dilaksanakan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Febri Hariyadi Ngaku Ogah Jadi Kapten Persib Bandung, Ini Alasannya

Masakan ketupat itu pun lalu dikirim ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa (usia 500 tahun), Masjid Pejlagrahan (usia 500 tahun), Langgar Agung, Ketandan, dan situs-situs lainnya.

Untuk memeriahkan tradisi lebaran ketupat ini, masakan juga dikirim kepada para wargi dan abdi dalem keraton.

"Kami Idul Fitri belum makan ketupat, baru sekarang syawalan lebaran ketupat," ujarnya.

Sultan Sepuh XIV menceritakan, tradisi syawalan lebaran ketupat memiliki filosofi tersendiri.

Kata ketupat berasal dari kupat. Parafrase kupat berarti ngaku lepat atau jika di bahasa Indonesia kan adalah mengaku bersalah.

Begini Cara Makan Bawang Putih yang Benar, Sudah Terbukti Khasiatnya, Apalagi Dimakan Pagi Hari

Bacaan Doa Setelah Sholat Lima Waktu Lengkap dengan Bahasa Arab dan Latin Beserta Artinya

Janur atau daun kelapa yang membungkus ketupat merupakan kependekan dari kata “jatining nur” yang bisa diartikan hati nurani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved