Siswa Masuk Kembali ke Sekolah Pada 13 Juli 2020? PGRI Mewanti-wanti Hal Ini

Siswa masuk kembali ke sekolah pada 13 Juli 2020 itu diwacanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi: Suasana hari pertama masuk sekolah di SDN Brondong 1 Kabupaten Indramayu, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Ketua PGRI Kabupaten Cianjur, Jumati mengatakan protokol kesehatan harus diterapkan pihak sekolah jika nanti siswa jadi masuk sekolah pada 13 Juli 2020.

Siswa masuk kembali ke sekolah seperti yang diwacanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pedagang di Pasar Baru Indramayu Keluhkan Penurunan Omzet Akibat Covid-19

"Setuju, rencana itu kan bagus. Pasalnya tanggal 13 Juli 2020 itu ajaran baru. Mudah-mudahan saja virus vorona sudah tidak ada," kata Jumati, melalui sambungan telepon, Jumat (29/5/2020).

Menurutnya, para siswa agak kesulitan ketika mengikuti pembelajaran dari rumah secara online atau daring. Berbeda jika dengan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Tidak semua anak-anak mempunyai alat komunikasi, kalaupun ada, jaringannya kurang bagus. Mudah-mudahan 13 Juli itu terlaksana," katanya.

INI Skenario Disdik Kota Bandung Jika Kebijakan New Normal Diberlakukan, Sekolah Pakai Sistem Sif

"Anak-anak dan guru sudah merindukan pembelajaran di sekolah," katanya.

Namun Jumati mengingatkan, harus diperhatikan jarak tempat duduk antara siswa di dalam kelas.

"Syarat protokol kesehatan sudah dilaksanakan di sekolah, sudah biasa seperti mengajarkan kebersihan cuci tangan. Sarana prasarana sudah siap. Hanya nanti jaraknya (tempat duduk) seperti ujian saja, satu orang satu bangku," katanya.

Jumati mengatakan, jadi intinya siswa sekolah dasar saja ada 250.000 siswa belum SMP, dan SMK/SMA untuk proses kegiatan belajar mengajar mengikuti anjuran pemerintah khususnya Gugus Covid -19.

Adapun teknis pelaksanaannya tetap mengikuti protokol kesehatan.

Saat ini proses kegiatan belajar melalui daring dinilai kurang begitu efektif lantaran tak semua siswa terutama dipelosok memiliki hp berbasis android.

Dinilainya kebijakan sisswa kembali masuk sekolah pada 13 Juli 2020, seperti yang di wacanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu tergantung perkembangan penyebaran Covid-19 dan atas pertimbangan pemerintah.

"Harus tetap dijaga jangan sampai nanti siswa terinfeksi Covid -19," katanya.(fam)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved