Kesehatan

Jangan Jadikan Lagi Mi Instan Menu Sarapan Anda, Meski Enak, Berisiko Kena Penyakit Mematikan Ini

Suka Sarapan Makan Mie Instan? Meski Enak, Tapi Berisiko Kena Penyakt Mematikan Ini Lho.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Alodokter.com
Ilustrasi Mie Instan 

TRIBUNCIREBON.COM - Padatnya aktivitas tak jarang membuat kita lupa untuk sarapan pagi.

Padahal, selain minum air putih di pagi hari, sarapan pagi sangat penting untuk menambah energi anda.

Jika tidak sarapan, anda menjadi kekurangan energi dan lesu.

Tapi, tak jarang banyak orang yang memilih sarapan mie instan karena dianggap praktis dan bikin kenyang.

Padahal mie instan bukan menu makanan yang baik untuk sarapan pagi.

Mie instan menggandung beberapa zat yang harus diperhatikan karena bisa berbahaya untuk kesehatan.

 Sarapan Sehat & Lezat Dengan Oats, Bisa Turunkan Risiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

Jangan terlena saat menikmati lezatnya dan praktis mie instan khususnya untuk menu sarapan.

Anda juga perlu memahami berbagai bahaya mie instant, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

Dilansir Tribuncirebon.com dari alodokter.com, ada beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai mie instan yang bisa berbahaya khususnya apabila dikonsumsi untuk sarapan :

Bukan sumber nutrisi yang baik
Mie instan kerap disebut sebagai makanan tidak sehat lantaran kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi, namun rendah protein, serat, vitamin, dan mineral.

Penelitian telah membuktikan bahwa sering mengonsumsi mie instan berarti membiarkan tubuh mendapatkan kualitas makanan yang buruk. 

Lebih jauh lagi, mi instan dapat menimbulkan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini akan meningkatkan kemungkinan Anda terserang penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

 Cara Ampuh untuk Mengontrol Gula Darah, Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes !

Tinggi karbohidrat dan sodium/natrium
Mie instan yang disajikan dengan kaldu instan biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi.

Satu kemasan mie instan bisa mengandung sekitar 860 mg natrium.

Jumlah ini belum ditambah makanan lain yang mengandung natrium, yang Anda konsumsi pada hari yang sama.

Padahal asupan natrium yang disarankan per hari tidak lebih dari 2.000-2.400 mg (setara 5-6 gram garam).

Mengandung MSG
Penggunaan MSG (monosodium glutamate) yang berfungsi meningkatkan rasa mie instan menjadi lebih asin, manis, atau asam juga memiliki risiko kesehatan.

MSG dapat memicu reaksi alergi dengan gejala rasa sakit pada dada, berkeringat, jantung berdebar, dan sakit kepala).

Kandungan natrium yang tinggi dan MSG dari mie instan disarankan untuk dihindari oleh penderita hipertensi, pengguna obat diuretik, dan pengguna beberapa jenis obat antidepresan serta penderita gagal jantung kongestif.

 Cocok Banget Nih untuk Menu Sarapan Hari Ini, Yuk Bikin Nasi Goreng Sarden, Ini Resepnya

Perhatikan kemasannya
Hal lain yang perlu diperhatikan ketika membahas bahaya mie instan adalah kemasannya.

Ada mie instan yang dikemas dengan bahan yang menggunakan styrofoam yang mengandung bahan kimia bisphenol A (BPA).

BPA dapat mengganggu cara kerja hormon, memengaruhi perkembangan otak pada bayi dan anak-anak, serta menghambat perilaku. Bagi orang dewasa, berisiko meningkatkan penyakit jantung.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved