Breaking News:

Covid 19 di Kuningan

Di Penghujung Penerapan PSBB, DPRD Kuningan Segera Bentuk Panja Penanganan Pandemi Covid-19

dewan termasuk Fraksi Gerindra Bintang tidak beranggapan buruk sangka terhadap kerja pemerintah daerah.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana rapat paripurna LKPJ Bupati Kuningan tahun anggaran 2019 menggunakan aplikasi Zoom Metting di Gedung DPRD Kuningan, Selasa (28/4/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Memasuki penghujung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), DPRD Kuningan segera membentuk panita kerja (Panja).

“Pembentukan Panja sebagai wadah pengawasan DPRD sesuai dengan tugas dan fungsi Dewan sebagai pengawasan, Budgeting dan Pembetunkan Regulasi,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kuningan, H Dede Ismail saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (28/5/2020).

Politisi sekaligus Ketua DPC Gerindra Kuningan ini mengatakan, berkenan dengan pembentukan Panja dalam tata tertib memang tidak ada. “Kemudian berlaku dibentuk sebagai tindak lanjut pengawasan hasil daripada LPJ Bupati yang biasa dalam setiap tahunnya,” ujarnya.

Melihat beraneka masalah penangan covid-19 ini, kata dia, DPRD Kuningan segera melakukan pembentukan kepanitian untuk mengawasi penanganan wabah covid-19 saat ini.

“Memang dibenarkan setelah hasil kesepatan melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus), ini bisa dilakukan pembentukannya,” kata Dede Ismail yang akrab disapa Deis.

Deis mengatakan, pelaksanaan Banmus tadi dihadiri dari masing – masing Ketua Fraksi dan empat Pimpinan.

“Jadi untuk pembentukan segera dilakukan seusai melakukan rapat paripurna mendatang,” ujar Deis.

Bentuk kerja Panja, kata dia, tidak jauh melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19 saat ini. “Jadi Panja juga ikut turun melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintah,” katanya.

Jangan Jadikan Lagi Mi Instan Menu Sarapan Anda, Meski Enak, Berisiko Kena Penyakit Mematikan Ini

Minum Air Rendaman Kurma Ternyata Bermanfaat, Kolesterol Bisa Turun, Sakit Kepala Belakang Hilang

Suami Istri di Ciamis Tewas Setelah Gelar Pesta Miras, Suami Tewas Pukul 02.00, Istri Pukul 08.30

Menyinggung anggaran refocusing untuk kedarutan pandemi covid-19 sebesar Rp 41,4 miliar, lanjut Deis mengatakan, dewan termasuk Fraksi Gerindra Bintang tidak beranggapan buruk sangka terhadap kerja pemerintah daerah.

“Kita berikan mereka (pemerintah) untuk melaksanakan kerja masa pandemi covid-19. Ya, kita belajar husnudzon saja,” ungkapnya.

Hal serupa dikatakan Wakil Ketua III DPRD Kuningan H Ujang Kosasih. “Pembentukan Panja nanti melalui Paripurna mendatang,” katanya.

Ujang yang juga Ketua DPC PKB Kuningan ini menambahkan, Panja merupakan tindak kegiatan dewan mengenai permasalahan tertentu. “Ini berdasar atas kesepakatan dari tiap Ketua Fraksi dan Pimpinan,” ungkapnya.

Mengenai batas waktu, kata Ujang, agenda Paripurna segera dilaksanakan dalam minggu ini.

“Kemudian pelaksanaannya juga tidak bertatap muka langsung atau seperti biasanya. Nanti kita lakukan Paripurna melalui aplikasi meeting zoom,” ungkapnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved