Breaking News:

11 KK Warga Terdampak Proyek KCIC di Purwakarta Dirikan Tenda, Protes Tak Dapat Ganti Rugi

Sementara itu, pihak PT Synohidro mengaku masalah pembayaran atau ganti rugi bukanlah tanggung jawab mereka, melainkan tanggung jawab PT KCIC.

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Warga RW 08, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta yang terdampak proyek kereta cepat Indonesia-Cina (KCIC) mendirikan tenda sebagai bentuk protes, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, PURWAKARTA

Sebanyak 11 kepala keluarga di RW 08 Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, melakukan aksi unjukrasa dengan mendirikan tenda pengungsian di sekitar proyek kereta api cepat Indonesia-Cina (KCIC), Kamis (28/5/2020).

Salah seorang warga terdampak, Cucu Mulyati (45) mengaku sudah hampir setahun dirinya tinggal di kontrakan. Cucu mengatakan rumahnya terdampak proyek KCIC sudah hampir setahun.

"Saya tinggal di kontrakan sudah delapan bulan karena rumah sudah tak layak banyak retakan. Mereka (KCIC) bayar Rp 1 juta per bulan sebagai biaya kontrak dan hanya bertahan sampai lima bulan," katanya di lokasi.

Cucu menegaskan rumah-rumah yang roboh tidak berbarengan karena pertama kali roboh hanya sebanyak empat rumah dan kini sudah 11 rumah.

"Kami itu punya rumah sudah susah payah. Jadi pengennya dibayarkan," ujarnya.

Kesempatan sama, Ketua RW 08, Maman Rusmana mengatakan masalah banyaknya rumah terdampak ini sudah dirapatkan di rumahnya. Bagi warga terdampak, kata Maman telah ada perjanjian selama tiga bulan kontrak sampai ada keputusan.

"Tapi gak ada keputusan dan kontraknya bertambah. Saya juga pihak desa melayangkan surat ke PBSI, KCIC, dan BPN terkait kerusakan yang hampir setahun dampak KCIC ini," ucapnya.

Maman juga mengatakan ganti rugi sudah berjalan selama lima bulan dengan per bulan Rp 1 juta per KK. Tetapi, kemarin (27/5/2020) pihak PT Synohidro memutuskan untuk berhentikan sewa kontrak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved