Tes Swab Secara Massal Bakal Dilakukan Pascalebaran Ini, Kerumunan Masih Terjadi, 19 Lab Disiapkan

pendistribusian alat tes swab dan alat rapid test terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar,

ISTIMEWA
Petugas medis saat melakukan uji swab di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tingginya mobilitas warga di musim lebaran dan banyaknya kerumunan yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat berpotensi meningkatkan penularan COVID-19.

Pengetesan secara masif pun dilakukan guna mempersempit ruang gerak SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, dan mencegah gelombang penyebaran kedua seusai Idulfitri.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan sudah menginstruksikan kepada para bupati dan wali kota untuk kembali melaksanakan pengetesan COVID-19 secara masif.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Berli Hamdani, pun menyatakan pengetesan COVID-19 dengan metode teknik reaksi rantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR) atau tes swab akan secara intens dilakukan.

Selain sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, pengetesan masif akan mendapatkan peta persebaran COVID-19 yang komprehensif, melacak kontak terpapar COVID-19, mendeteksi keberadaan virus, dan memastikan status pasien COVID-19.

"Untuk antisipasi gelombang dua, kami sudah membuat kebijakan melakukan tes swab masih karena akurasinya yang lebih baik dan lebih spesifik deteksi COVID-19. Sudah lebih dari 15.000 alat tes swab didistribusikan ke kabupaten/kota. Penggunaan kami serahkan kepada kabupaten/kota masing-masing," kata Berli di Gedung Sate, Selasa (26/5).

Berli mengatakan pendistribusian alat tes swab dan alat rapid test terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, meski jumlah alat tes yang disalurkan belum sesuai permintaan karena keterbatasan persediaan.

Jawa Barat Siap Jalankan New Normal, Pasar, Toko, dan Mall Sudah Bisa Buka Tapi Terapkan Protokol

Tak Suka Krisdayanti Disindir Keras oleh Aurel di Medsos, Raul Lemos Sindir Balik hingga Katakan Ini

Kisah Pilu Pemuda Obesitas di Cianjur, 3 Hari Menahan Sakit Sendirian di Kios Kosong Dekat Terminal

"Terakhir kami menerima sekitar 30.000 tes swab, dan sudah langsung kami distribusikan. Hanya mungkin belum sesuai permintaan. Di samping itu juga, alat rapid test tetap kami distribusikan juga ke kabupaten/kota, dan sampai dengan hari ini sudah lebih dari 120.000 alat rapid test yang didistribusikan, dan masih berlanjut," katanya.

Per Kamis (21/5/20), Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 sudah menyebar 120.655 rapid diagnostic test (RDT) ke 27 kabupaten/kota, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan di Jabar. Hasilnya, sebanyak 3.209 warga Jabar terindikasi positif COVID-19 atau reaktif.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved