Breaking News:

Kemensos Minta Para Kades di Indramayu Teliti Soal Data KPM, Kalau Ganda Diwajibkan Lakukan Hal Ini

Kementerian Sosial (Kemensos) meminta kepada seluruh kepala desa untuk bijak dalam mengubah data terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). . .

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM), Asep Sasa Purnama saat melakukan monitoring di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Rabu (27/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kementerian Sosial (Kemensos) meminta kepada seluruh kepala desa untuk bijak dalam mengubah data terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan ganda.

//

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM), Asep Sasa Purnama mengatakan, kepala desa sebaiknya mengubah data KPM Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) ketimbang mengubah KPM Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Hal ini dilakukan karena untuk penggantian KPM BLT Dana Desa relatif lebih mudah apabila dibandingkan mengganti KPM BST", ujar dia saat melakukan monitoring dan supervisi BST di Kabupaten Indramayu, Rabu (27/5/2020).

Menurut Asep Sasa Purnama, untuk penggantian KPM BST harus melalui sistem SIKS-NG yang dikelola oleh Pusdatin Kessos.

2 Napi di Cirebon yang Berulah Lagi Dicabut Asimilasinya, Satu Nyolong, Satu Lagi Kasus Narkoba

Data tersebut sebelumnya harus disahkan dahulu oleh Bupati/Walikota setempat.

Apabila data calon KPM tersebut telah diinput melalui SIKS NG oleh kabupaten/kota maka Pusdatin Kessos akan menyerahkan data calon KPM kepada Ditjen PFM.

Ditjen PFM hanya sebagai user dari data tersebut.

"Sementara untuk penggantian KPM BLT Dana Desa, relatif lebih mudah karena hanya melalui musyawarah desa/kelurahan untuk menetapkan KPM BLT Dana Desa," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved