Video

VIDEO - Aparat Gabungan Lakukan Penyekatan Akses Menuju Objek Wisata di Argapura Majalengka

Penyekatan di tempat wisata ini dilakukan berjenjang, mulai dari pusat hingga ke desa. Semua bergerak untuk kebaikan bersama

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Ada yang berbeda dari area objek wisata Terasering Panyaweuyan yang berada di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka dibanding tahun sebelumnya.

Hari ketiga setelah lebaran Idulfitri 1441 H, Terasering Panyaweuyan sepi pengunjung.

Hal itu lantaran akses masuk ke sejumlah objek wisata di Kecamatan Argapura khususnya ke Terasering Panyaweuyan dilakukan penyekatan oleh tim gabungan dari TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, Pokdar Kamtibmas dan perangkat desa setempat.

Penyekatan dipusatkanndi empat titik, yakni di pertigaan Blok Cilongkrang, Desa Sukasari, Argamukti, Cibubur dan Tejamulya.

 Jembatan Penghubung Ambruk, Warga Desa Cipedes Kuningan Gotong Royong Bangun Jembatan Sementara

 Jadwal & Link Streaming TVRI Belajar dari Rumah, Rabu 27 Mei 2020: Ada Festival Video Edukasi

Pantauan Tribuncirebon.com di Panyaweuyan, tidak ada aktivitas pengunjung dan pengelola yang biasanya selalu pada di momen lebaran seperti sekarang ini.

 Cegah Covid-19, Aparat Gabungan Lakukan Penyekatan Akses Jalan Menuju Objek Wisata di Majalengka

Warung-warung juga tampak kosong serta loket pintu masuk tidak dijaga oleh petugas.

Petugas gabungan juga berjaga di lokasi parkiran wisata tersebut untuk memutar balikan pengunjung yang lolos hingga di titik wisata.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso melalui Kapolsek Argapura, Iptu Sarjiyo mengatakan sebagai antisipasi pengunjung wisatawan, pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan penyekatan kensejumlah lokasi wisata.

 Kasus Covid-19 Turun 2 Minggu Berturut-turut, Itu Salah Satu Indikator New Normal Bisa Diterapkan

Khususnya, ke sejumlah obyek wisata di Kecamatan Argapura, seperti Terasering Panyaweuyan, Sayang Kaak dan Curug Muara Jaya.

"Penyekatan di tempat wisata ini dilakukan berjenjang, mulai dari pusat hingga ke desa. Semua bergerak untuk kebaikan bersama," ujar Iptu Sarjiyo, Selasa (26/5/2020).

Selain itu, ia menambahkan, penyekatan ini akan dilakukan secara terus menerus.

Hingga, masa pandemi Covid-19 berlalu dan masa tanggap darurat dicabut.

"Selama masa tanggap darurat ini, maka kami akan terus melakukan penyekatan. Harapan kami, para wisatawan memahami upaya pemerintah ini untuk menekan penularan Covid-19," ucapnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved