Tinju

Mike Tyson Bongkar Rahasia Mengapa Mampu Selesaikan 23 Pertarungan di Ronde Pertama

Di masanya, Mike Tyson adalah petinju terbaik. Bahkan dia bisa menyelesaikan pertarungan hanya dalam waktu singkat.

Sovereign Man
Mike Tyson 

TRIBUNCIREBON.COM Di masanya, Mike Tyson adalah petinju terbaik. Bahkan dia bisa menyelesaikan pertarungan hanya dalam waktu singkat.

Mantan pelatih Mike Tyson, Teddy Atlas, mengungkapkan resep latihan yang mengubah Iron Mike menjadi malaikat maut di dalam ring.

Sepanjang kariernya, Mike Tyson memiliki rekor 50 kemenangan dari 58 laga.

Sebanyak 44 kemenangan Tyson berakhir dengan KO, 23 di antaranya dicatat pada ronde kesatu, dan lima kemenangan diraih dalam waktu kurang dari 40 detik!

Kemampuan Tyson untuk menaklukkan lawan tidak muncul begitu saja.

Semasa remaja, Tyson mengasah bakatnya di bawah arahan Cus D'Amato, pelatih tinju kawakan yang kemudian menjadi ayah angkatnya.

Selain teknik bertahan "peek-a-boo" (cilukba), D'Amato juga mengajarkan kepada Tyson sebuah jurus untuk membuat lawan tak berdaya.

Hal itu seperti diungkapkan pelatih tinju sekaligus murid D'Amato, Teddy Atlas.

"Pertama-tama Anda harus paham anatomi KO," kata Teddy Atlas, dilansir BolaSport.com dari ESPN.

Atlas mengatakan D'Amato selalu mengajarkan Tyson untuk menempatkan pukulan ke area vital yang akan membuat lawan tak berdaya seketika.

"Anda tahu, titik itu ada di belakang telinga, di bagian pelipis, ada bermacam-macam titik yang terbuka dengan pukulan ke arah badan," kata Atlas melanjutkan.

Atlas memberi contoh pertandingan antara Mike Tyson dan Trevor Berbick pada 1986. 

Aksi <a href='https://cirebon.tribunnews.com/tag/mike-tyson' title='Mike Tyson'>Mike Tyson</a> (kanan)  ketika menghadapi juara tinju kelas berat WBC, Trevor Berbick, dalam pertandingan di Las Vegas Hilton, Paradise, Nevada, Amerika Serikat, 22 November 1986.

TWITTER.COM/BOXINGNEWSED
Aksi Mike Tyson (kanan) ketika menghadapi juara tinju kelas berat WBC, Trevor Berbick, dalam pertandingan di Las Vegas Hilton, Paradise, Nevada, Amerika Serikat, 22 November 1986.
Dalam sebuah kesempatan, Tyson berhasil mendaratkan pukulan telak hingga membuat Berbick tak bisa bangun meski berulang kali mencoba.

"Saat itu tidak ada celah lain, jadi dia (Tyson) memukulnya dengan hook kiri ke arah pelipis," kata Atlas.

"Kemudian apa yang terjadi. Berbick berulang kali jatuh. Dia jatuh ke belakang, bangun, jatuh lagi. Dia ambruk ke tali pembatas."

"Jika Anda berbicara soal KO yang dramatis. Itulah KO yang dramatis untuk duel perebutan gelar juara kelas berat," ucap Atlas. (*)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved