Siap-siap Sholat Idul Fitri di Rumah, Ini Bahan untuk Khutbah Singkat dari Kemenag Purwakarta

MUI dan Kementerian Agama RI menganjurkan umat Muslim menjalankan shalat Idul Fitri 2020/1441 H di rumah baik sendiri atau berjemaah

Express.co.uk
Salat Idul Fitri 

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan kepada para pemimpin di antara kamu.”

Sudah dua bulan lebih kita terkurung dalam rumah sehingga kita tidak bebas berkegiatan di luar rumah termasuk dalam menjalankan ibadah shalat berjamaah. Saat ini pun kita melaksanakan shalat Idul Fitri di dalam rumah dan bukannya di masjid sebagaimana lazimnya. Kita harus sabar menerima kenyataan ini karena apa yang kita lakukan tidak lain adalah dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama dan umara yang intinya agar kita selamat dari ancaman wabah virus Corona.

Memang sebagai orang beriman, kita wajib taat kepada Allah. Ketaatan kepada Allah membawa konsekuensi kita juga harus taat kepada Rasul-Nya sebagaimana ditegaskan dalam ayat tersebut. Tidak hanya itu, taat kepada Rasul-Nya membawa konsekuensi kita juga harus taat kepada ulama sebagai pewarisnya dan konsekuensi berikutnya kita harus taat kepada ulil amri atau pemerintah yang sah.

Kita berdoa semoga ketaatan kita kepada semua pihak tersebut termasuk yang terkait dengan kebijakan karantina atau social distancing untuk menghindari bahaya virus Corona akan dibalas oleh Allah dengan segera dilenyapkan-Nya wabah ini dari muka bumi ini. Amin ya rabbal alamin.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd

Sidang Id Rohimakumullah

Ibadah puasa erat sekali hubungannya dengan pengampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini sebagaimana ditegaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadits beliau yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu sebagai berikut:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Jadi dengan selesainya kita melaksakankan ibadah puasa, maka dosa-dosa kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala telah diampuni-Nya. Tinggal masalahnya sekarang bagaimana kita menghapuskan dosa-dosa kita kepada sesama manusia agar di hari Idul Fitri ini kita meraih kembali kesucian kita dari dosa sebagaimana kita di waktu bayi dahulu, maka seusai shalat Idul Fitri ini, kita hendaknya saling berikrar untuk saling memaafkan di antara kita, khususnya dalam internal keluarga. Apabila mungkin bisa diperluas dengan tetangga, saudara-saudara, dan teman-teman setidaknya secara online.

Halaman
1234
Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved