Banjir Rob di Indramayu

Plt Bupati Indramayu Tinjau Lokasi Banjir Rob yang Rendam Ribuan Rumah, Warga Curhat Ketakutan

Berdasarkan pengakuan warga, banjir rob tersebut hanya dalam hitungan menit sudah merendam ribuan rumah.

ISTIMEWA
Sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) saat diungsikan di Kantor Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (20/5/2020) malam. 

"Jadi untuk menyelamatkan diri, Pak Kuwu, Camat dibantu kepolisian dan TNI mengamankan warga di gedung ini di Balai Desa Eretan Wetan," ujarnya.

Beruntung, banjir bisa segera surut pada hari besoknya. Masyarakat yang mengungsi pun sudah pulang ke rumahnya masing-masing.

"Tapi alhamdulillah ini hanya sebentar dan pagi masyarakat sudah pulang ke rumahnya masing-masing," ujar dia.

Janji Bangun Rusun

Pemerintah Kabupaten Indramayu bakal mengajukan relokasi rumah warga di wilayah pesisir Kecamatan Kandanghaur kepada pemerintah pusat.

Langkah ini menyikapi imbas banjir rob yang merendam ribuan rumah warga di tiga desa sekaligus.

Yakni, Desa Eretan Wetan, Desa Eretan Kulon, dan Desa Kertawinangun pada Rabu (20/5/2020) malam.

"Tadi kita dengar laporan pak camat secara detail, keadaan geografis yang ada di Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan sebagain di Kertawinangun, kelihatannya ini kita harus mengalihkan penempatan pemukiman nelayan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Balai Desa Eretan Wetan, Jumat (22/5/2020).

Taufik Hidayat mengatakan, kawasan setempat memang sudah langganan diterjang banjir rob. Namun, banjir rob kemarin merupakan yang terparah.

Banyak masyarakat yang ketakutan melihat air cepat naik, hanya hitungan menit saja ribuan rumah sudah terendam banjir rob dengan ketinggian 30 centimeter hingga 1,2 meter.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved