Virus Corona

Masuk Zona Biru Covid-19, Pemda KBB Tetap Awasi Aktivitas di Pusat Perbelanjaan

Pusat perbelanjaan terutama pasar tradisional menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga H-2 lebaran

Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, NGAMPRAH - Pusat perbelanjaan terutama pasar tradisional menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga H-2 lebaran ini karena ada peningkatan jumlah pengunjung.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB terus melakukan pengawasan agar pengunjung dan pedagang menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas di pasar.

Ada 8 Orang Kontak Erat dengan Pasien yang Baru Dinyatakan Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Kasatpol PP KBB, Rini Sartika mengatakan, semua kegiatan termasuk aktivitas di pusat perbelanjaan sudah beroperasi seperti biasa karena wilayahnya masuk pada zona biru.

"Cuma tetap masyarakat harus menerapkan jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan. Jadi terkait hal itu yang kami lakukan pengawasan," ujarnya saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).

Kok Kang Komar, Dikdik, dan Gobang Enggak Muncul di Preman Pensiun 4? Ini Jawaban Aris Nugraha

Dalam melakukan pengawasan ini, pihaknya memantau aktifitas masyarakat, lalu jika ditemukan ada yang melanggar pihaknya memberikan imbauan dan peringatan.

"Kalau teknis pengawasannya sama seperti saat PSBB tahap satu dan tahap dua," ucap Rini.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara mengatakan, pengunjung pasar tradisional di KBB dalam beberapa hari terakhir memang mengalami peningkatan.

"Petugas lapangan disiagakan untuk mengawasi pergerakan masyarakat di pasar tradisional," ujar Aa Umbara, belum lama ini.

Pasien Baru Positif Corona di Kabupaten Cirebon Jalani Isolasi Mandiri di Rumahnya

Pihaknya tidak akan melarang masyarakat untuk berbelanja di pasar, terutama saat mendekati lebaran, asalkan mereka tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Kami tidak akan melarang masyarakat berbelanja ke pasar yang penting adalah tetap menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved