PSBB Jabar

Muncul Klaster Cikaso dan Ada Penularan Transmisi Lokal, Kabupaten Kuningan Resmi Perpanjang PSBB

Penerusan PSBB ini diperkuat surat dari Gubernur Jabar terkait evaluasi bahwa Kuningan masuk zona kuning.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petugas gabungan memberhentikan kendaraan yang masih melanggar aturan PSBB 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kuningan resmi masuk babak berikutnya.

“Rabu (20/05) sore, Pemerintah Kabupaten Kuningan menyatakan untuk meneruskan (PSBB) setelah mendapatkan evaluasi sebagai daerah zona kuning penyebaran Covid-19 di Jawa Barat,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dian Rachnat Yanuar kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Penerusan PSBB ini diperkuat surat dari Gubernur Jabar terkait evaluasi bahwa Kuningan masuk zona kuning.

“Mengenai pelaksanaannya diserahkan kepada kebijakan daerah masing-masing sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD sekaligus juru bicara Tim Crisis Centre Penanganan Covid 19 Kuningan, Agus, menambahkan bahwa pelaksanaan PSBB berikutnya selama 9 hari ke depan atau hingga tanggal 29/5/2020.

”PSBB di Kabupaten Kuningan akan diperpanjang,” ujarnya.

Alasan itu kata Agus, karena di Kuningan tiba-tiba muncul klaster (titik penyebaran Covid-19, red) dan kasus positifnya cukup banyak di Desa Cikaso.

"Sehingga untuk daerah di Desa Cikaso sendiri diberlakukan karantina mandiri akibat ada peningkatan jumlah kasusnya,” ujarnya.

Kasus terjadi di Desa Cikaso tentu membuat klaster dan telah terjadi transmisi lokal.

“Sehingga desa tersebut bisa dikatakan zona merah,” ucapnya.

 Imbauan Menteri Agama Rayakan Lebaran Bersama keluarga Inti Saja, Banyak OTG

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved