Bansos Tunai Kemensos Dipotong

Jam 6 Pagi Aparat Desa di Indramayu Kembalikan Duit Rp 500 Ribu Milik Janda Tua Sutinah, Ini Katanya

Hal tersebut disampaikan Kuwu Pabean Ilir, Nasito saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Rabu (20/5/2020).

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sutinah (90) salah seorang Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos yang dipotong oleh oknum aparat desa, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bantuan Sosial Tunai (BTS) yang sebelumnya diminta perangkat Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) langsung dikembalikan.

Hal tersebut disampaikan Kuwu Pabean Ilir, Nasito saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Rabu (20/5/2020).

Nasito mengatakan, uang bantuan sosial yang diminta tersebut bahkan tidak sampai 1x24 jam berada di kantor desa setempat dan langsung dikembalikan.

"Saya langsung klarifikasi dan langsung kembalikan uang itu ke yang bersangkutan kemarin hari Selasa habis sahur sampai jam 7 itu tuntas semua," ujar dia.

Nasito mengakui, tindakan yang dilakukan aparat desanya itu salah dan bisa diasumsikan sebagai pungli.

Kuwu Pabean Ilir itu juga mengklaim alasan Bantuan Sosial Tunai yang sudah diterima dari Kantor Pos diminta kembali oleh aparat desa karena KPM yang bersangkutan merupakan penerima ganda dengan bantuan lainnya.

Ada sebanyak 58 KPM di Desa Pabean Ilir yang mendapat bantuan dari Kemensos, tapi yang dilakukan pemotongan hanya 31 KPM.

Habib Bahar bin Smith Akhirnya Dipindahkan ke Nusakambangan, Huni Sel High Risk di Lapas Batu

Kania Dewi, Pemeran Intan Preman Pensiun 4 Bocorkan Adegan di Ranjang Bersama Willy, Warganet Kepo

Ruswan Latuconsina Ngotot Mau Polisikan Andre Taulany dan Rina Nose: Enggak Ada yang Hubungi Kita

Bantuan senilai Rp 600 ribu itu dipotong Rp 500 ribu, sehingga KPM yang bersangkutan hanya menerima Rp 100 ribu saja.

"Ada dua program dana sosial yang mereka terima, pertama Rp 600 ribu dan kedua Rp 1,8 juta (bantuan selama 3 bulan) terus mereka disuruh milih, milihnya yang Rp 1,8 juta ini," ujar dia.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved