Virus Corona di Indramayu

Kecamatan Karangampel Indramayu Paling Banyak Warganya yang Terinfeksi Covid-19

Kecamatan Karangampel menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 terbanyak di Kabupaten Indramayu.

Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kecamatan Karangampel menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 terbanyak di Kabupaten Indramayu.

//

Dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terutama yang berada di Cluster Karangampel.

Dandim 0616/Indramayu, Letkol CZI Aji Sujiwo mengatakan, di Kecamatan Karangampel diketahui sudah ada 5 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka adalah satu keluarga, dimana satu di antaranya kini sudah meninggal dunia.

"Kejadian adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu keluarga dari Kecamatan Karangampel harus bisa dijadikan bahan pelajaran oleh semua pihak," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (19/5/2020).

Cluster Karangampel ini pun akan diawasi ketat oleh petugas melalui pos perbatasan. Pihaknya juga memberi bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebagai proteksi awal petugas selama menjalani tugasnya.

Kepada masyarakat yang berada di Cluster Karangampel dan sekitarnya Letkol CZI Aji Sujiwo mengatakan, agar selalu waspada dan berhati-hati.

Masyarakat juga diminta untuk mengindahkan peraturan yang sudah diatur dalam Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Patuhi protokol kesehatan dengan wajib mengenakan masker, disiplin sosial dan physical distancing, serta menerapkan prilaku bersih dan sehat dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

"Kita sudah cek langsung pos perbatasan yang ada di Kedokanbunder yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cirebon. Wilayah ini dekat Karangampel, untuk itu masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved