Breaking News:

PSBB Jabar

Warga Kembali Tak Disiplin, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Minta Pangdam & Kapolda Tertibkan Kerumunan

Emil mengamati, dalam dua hari terakhir pergerakan masyarakat kembali meningkat khususnya di pusat perbelanjaan.

Editor: Machmud Mubarok
handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Petugas gabungan saat melakukan penggerebekan di Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi untuk turun tangan kembali menertibkan kerumunan masyarakat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Apalagi PSBB akan dilakukan secara proporsional menyesuaikan situasi daerah masing-masing.

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan pergerakan masyarakat kembali melonjak hingga 40 persen dalam tiga hari terakhir.

Padahal, sebelumnya aktivitas warga bisa ditekan hingga 20 persen untuk menyekat penularan Covid-19.

"Kami minta kepada Kapolda dan Pangdam agar lakukan siaga satu. Dari semua waktu ini, adalah Minggu ini, dari sekarang sampai Lebaran, karena potensi lalu lintas akan naik," ujar Emil di Gedung Sate, Senin (18/5/2020).

Emil mengamati, dalam dua hari terakhir pergerakan masyarakat kembali meningkat khususnya di pusat perbelanjaan.

Ia khawatir, kondisi itu membuka potensi penularan. "Kita monitor dalam satu dua hari, orang belanja berbondong-bondong di pasar dan sebagainya. Ini jangan sampai keberhasilan Jabar di PSBB ini akan terganggu oleh dinamika jelang Lebaran," ungkapnya.

Bacaan Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri & Keluarga, Dilengkapi Doa Penerima Zakat

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, Pasien Positif Sudah Tembus 18 Ribu, di Jabar Ada 1.677 Kasus

Ribuan Pengunjung yang Tengah Belanja Berhamburan Saat Penggerebekan Dua Toko Busana di Indramayu

PSBB turunkan jumlah pasien Covid-19

Berdasarkan evaluasi PSBB Jabar, lanjut Emil, statistik penyebaran Covid-19 di Jabar sudah membaik secara signifikan.

Angka kasus positif cenderung menurun, yang biasanya menduduki peringkat kedua setelah DKI Jakarta kini Jabar berada di posisi ketiga setelah Jawa Timur.

Jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit pun terus menurun. Pada akhir April tercatat ada 430-an pasien per minggu, namun kini turun signifikan menjadi 200 pasien per minggu.

Ia pun banyak terima kasih kepada dokter dan tenaga kesehatan karena telah berhasil meningkatkan angka kesembuhan dua kali lipatnya.

"Sehingga jumlah kasur atau bed di fasilitas kesehatan hanya dipakai 30 persen di Jabar ini. Jadi beban di rumah sakit menurun, hanya 30 persen yang digunakan untuk merawat orang sakit," ucap Emil.

Tak hanya itu, sejak PSBB diberlakukan angka kecepatan penyebaran Covid-19 di Jabar pun menurun. Dari satu berbanding tiga, kini menjadi satu berbanding satu atau satu orang berpotensi menularkan kepada satu orang.

"Sehingga kasus rata-rata di bulan April yang masih 40 kasus per hari, sejak dua minggu terakhir PSBB ini, di angka 21-an kasus per hari. Jadi kami boleh menyimpulkan bahwa PSBB di Jabar ini melengkapi PSBB Bodebek dan Bandung Raya, boleh dikatakan in mengalami keberhasilan siginifkan, kasus turun rata-rata 50 persen," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aktivitas Warga Kembali Ramai, Ridwan Kamil Minta Kapolda dan Pangdam Turun Tangan", https://bandung.kompas.com/read/2020/05/18/17114721/aktivitas-warga-kembali-ramai-ridwan-kamil-minta-kapolda-dan-pangdam-turun.
Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aprillia Ika

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved