Breaking News:

Virus Corona Majalengka

Para Dewan Sisihkan Gajinya, 5.000 Paket Sembako Dibagikan ke Warga Terdampak Covid-19 di Majalengka

Khususnya, bagi masyarakat rentan yang belum masuk ke dalam DTKS penerima bansos sembako maupun PKH.

Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Anggota Komisi VIII DPR RI, Nurhasan Zaidi berikan paket sembako ke warga terdampak Covid-19 di Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Secara simbolik, bantuan sosial berupa lebih dari 5000 paket sembako disalurkan ke masyarakat terdampak Covid-19.

Bantuan itu diperoleh dari komitmen penyisihan gaji dan alokasi dana aspirasi sebagai anggota DPR maupun dihimpun dari berbagai program mitra kerja komisi VIII baik institusi kementerian maupun lembaga negara.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Nurhasan Zaidi mengatakan selain sembako, pihaknya juga telah menyalurkan 10.000 masker bagi masyarakat serta menyumbangkan APD bagi tenaga medis di beberapa rumah sakit yang bertugas di garis depan.

"Ini adalah bentuk aksi solidaritas, advokasi, pengawalan serta kepedulian kita untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran. Karena kita semua tahu bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan pemberian bansos masih terus di verifikasi dan validasi.

Sehingga menyebabkan datanya belum sempurna, dan tidak sepenuhnya dapat mengcover dan menyentuh masyarakat terdampak," ujar Nurhasan saat ditemui di gedung Bapermin, Minggu (17/5/2020) sore.

Anggota DPR dari fraksi PKS ini mengapresiasi kepada pemerintah Kabupaten Majalengka khususnya Dinas Sosial dan Kemensos yang cukup sigap merespon pengajuan nama calon penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST).

Login di www.pln.id atau WhatsApp di 08122123123 untuk Kleim Listrik dan Token Gratis Bulan Mei 2020

Blogger Putih Abu-abu: Ban Bekas Punya Kelas, Hadir di Belajar dari Rumah di TVRI Tingkat SMA Senin

Khususnya, bagi masyarakat rentan yang belum masuk ke dalam DTKS penerima bansos sembako maupun PKH.

"Tercatat sekitar 20.500 keluarga terdampak yang diajukan oleh dinas sosial dan di dampingi oleh kami sebagai perwakilan rakyat telah ditetapkan sebagai penerima BST oleh kemensos untuk mendapatkan bantuan senilai 600.000 rupiah selama 3 bulan, bagi kami ini merupakan amanah sebagai implementasi fungsi anggaran dan pengawasan," ucapnya.

"Alhamdulillah sebagian besar BST sudah terdistribusikan dan sudah diterima masyarakat penerima manfaat, inilah pentingnya kita berkoordinasi dan berelaborasi, semoga dapat meringankan beban masyarakat," jelas dia.

Ia memaparkan, dalam rapat koordinasi dengan Kemensos beberapa waktu lalu, bahwa ada perkiraan angka kemiskinan akan meningkat sebesar 12,37% atau bertambah 8,5 juta orang usai Covid-19.

Pihaknya pun prihatin dan khawatir saat ini atau bahkan ke depan, angka kemiskinan terus akan bertambah yang mana di sisi lain skema jaring pengaman sosial yang disiapkan pemerintah untuk Covid-19 hanya disiapkan untuk masa 3 bulan.

Video Viral Seekor Ular Piton Raksasa Bergelantung di Rumah sambil Melahap dan Melilit Posum

Berjemur di Bawah Sinar Matahari, Baik Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Jam Berapa Kita Harus Berjemur?

"Di sisi inilah kami memandang bahwa perlu segera dilakukan pembenahan dan perapihan DTKS dan ini harus menjadi prioritas sehingga perlu dilakukan secara simultan bersamaan dengan penyerahan bansos.

Disaat yang sama kita juga desak pemerintah dalam hal ini kemensos untuk untuk menyiapkan skema perlindungan sosial yang matang untuk periode pasca darurat Covid-19 dan bila DTKS sudah lebih rapi maka ini akan sangat membantu," kata anggota dewan dari Dapil Jabar IX tersebut.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved