Kebakaran Jelang Sahur Lalap 12 Kamar Kontrakan di Ciamis, Orang Tua Rikma Selamatkan Bayi 1,5 Tahun

Penghuni kamar tertidur saat memasak menjelang tengah malam tersebut. Api kompor gas tetap menyala hingga katel gosong membara

TribunJabar.id/Andri M Dani
Belasan kamar kontrakan di Gg Karanganyar Jl Pemuda Lingkungan Kota Kidul Rt 02 RW 09 Kelurahan Ciamis ludes dilalap si jago merah Jumat (15/5) tengah malam. 

Laporan wartawan Tribun Jabar Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - Sebanyak 12 petak kamar kontrakan di permukiman padat penduduk Gg Karanganyar Rt 02 RW 09 Jl Pemuda Lingkungan Kota Kidul Kelurahan Ciamis, ludes dilalap si jago Jumat (15/5) pukul 23.30 tengah malam.

Dari assesmen Satgas Pusdalops BPBD Ciamis, amuk api diduga berasal kompor yang lupa dimatikan dari salah satu kamar kontrakan.

Penghuni kamar tertidur saat memasak menjelang tengah malam tersebut. Api kompor gas tetap menyala hingga katel gosong membara dan serpihan apinya diduga menyambar gas lantas kemudian merembet ke seluruh bagunan deretan kamar kontrakan.

“Saya sendiri tidak tahu apinya berasal dari mana. Kami sekeluarga sedang tidur menjelang sahur. Tapi kok tiba-tiba cuaca terasa panas dan dari plavon berderak-derahk. Pas terbangun, terlihat api sudah berkobar di para langit-langit kamar,” ujar Rikma (20) salah seorang penghuni kamar kontrakan tersebut kepada Tribun Sabtu (15/5).

Karena terbangun duluan, menurut Rikma ia langsung membangunkan kedua orang tuanya dan adiknya, Riska (13). Orang tua Rikma langsung menyelamatkan si bungsu, Restu yang masih bayi berusia 1,5 tahun. Rikma sekeluarga berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

“Tak banyak barang yang bisa diselamatkan. Yang kebawa hanya pakaian yang ada di badan, berikut satu HP dan BPKB motor. Ijazah saya ludes hangus. Untung adik-adik dan orang tua selamat,” katanya.  

Kesedihan serupa juga diungkapkan Rukman (41) salah seorang penghuni kamar kontrakan “ Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, hanya pakaian ini saja. Untung tadi di kelurahan banyak pakaian bekas, tinggal milih,” ujar Rukman.

Habib Bahar bin Smith Bebas dari Penjara, Pakai Baret Merah Bintang 5, Diiringi Tangisan Para Napi

Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih dan Doa Setelah Sholat Witir, dengan Bahasa Arab dan Latin

Jadwal Acara TV Hari Ini Sabtu 16 Mei 2020, Ada Film India Ra One di ANTV & Preman Pensiun 4 di RCTI

Menurut Rukman ia sudah 12 tahun tinggal di kamar kontrakan tersebut dan sempat dua bulan terakhir pulang kampung ke Desa Sadewata Lumbung Ciamis karena alun-alun Ciamis semakin sepi akibat Corona. Sehari-hari ia berjualan kopi dan berbagai minuman di roda jongko tak jauh dari Alun-Alun Ciamis.

“Dua bulan sempat pulang ke Lumbung, Alun-alun sepi karena korona. Baru  enam hari balik ke Ciamis jualan lagi untuk bekal lebaran. Tapi ya kejadiannya malah seperti ini. Sudahlah kena dampak korona, sekarang tambah lagi dengan kebakaran,” keluhnya.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved