Breaking News:

Warga Bandung Diimbau Tak Gelar Sholat Idul Fitri Berjemaah di Lapangan dan Masjid, Ini Alasannya

Miftah meminta kepada para ulama dan aparat di setiap kewilayahan untuk memberikan pemahaman agar tidak ada kelompok masyarakat yang memaksakan

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Masyarakat Kota Bandung diimbau untuk tidak nekat menggelar salat id berjamaah di lapangan atau di masjid yang dapat mengundang keramaian, saat hari raya idul fitri tahun ini.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung menganjurkan agar masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing, dengan tidak mengundang keramaian guna mencegah penyebaran Covid-19.

Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Farid mengatakan, imbauan itu disampaikan melalui Surat Edaran MUI Kota Bandung Nomor :516/A/MUI-KB/V/2020 tentang pelaksanaan salat Idul Fitri. Menurutnya imbauan itu juga telah sesuai dengan apa yang telah difatwakan oleh MUI pusat soal Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

"Kami imbau agar salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing dengan keluarga, teknis pelaksanaannya sama dengan yang biasanya," ujar Miftah, di Kantor MUI, Kota Bandung, Jalan Sadang Serang, Jumat (15/5/2020).

Menurut Miftah, salat idul fitri di rumah juga sama, tidak akan mengurangi pahalanya.

"Di saat yang sama kita juga menaati protokol kesehatan Covi-19 agar tidak ada penularan, Insyaallah ini yang terbaik," katanya.

Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih dan Doa Setelah Sholat Witir, dengan Bahasa Arab dan Latin

Sosok Cantik Kiki Kinanti, Pemeran Serena di Sinetron Preman Pensiun 4 di RCTI yang Curi Perhatian

INI Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir, Mohon Ampunan dan Kesehatan, Dilengkapi Bacaan dan Artinya

Miftah meminta kepada para ulama dan aparat di setiap kewilayahan untuk memberikan pemahaman agar tidak ada kelompok masyarakat yang memaksakan tetap menggelar salat Idul Fitri dengan keramaian.

Sebab, kata dia, saat ini Kota Bandung sudah seluruh kecamatannya ditetapkan sebagai zona merah. Praktis, akan sangat berbahaya jika tetap melakukan kegiatan yang mengundang keramaian.

"Jangan sampai menyesal jika nanti ada saudara kita yang asalnya tidak terkena, kemudian positif kena penularan waktu salat Idul Fitri. Jadi perlu ekstra kehati-hatian," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved