Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Risma Marah Besar, Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Dikuasai Warga Luar Surabaya, Kalimat Ini Terucap

Sebab, ruang isolasi di rumah sakit rujukan kelebihan kapasitas karena menampung ratusan pasien dari luar Surabaya.

Capture Kompas TV
Walikota Surabaya Tri Rismaharini 

Tak jarang, pasien positif Covid-19 dari luar Surabaya datang ke rumah sakit bersama rombongan keluarga.

Risma khawatir keluarga yang mengantarkan pasien itu terpapar virus corona baru atau Covid-19.

"Kalau dia OTG lalu pergi ke mana-mana (jalan-jalan) di Surabaya, misalnya ke warung makan dan tempat lain, tentu ini yang membuat berat kepada kami di Surabaya," kata Risma.  

"Kalau dia bawa keluarga, sedangkan di salah satu keluarganya sudah ada yang positif, ini sungguh berat ke kami," ujar Risma lagi.

Risma berharap seluruh masyarakat mengikuti protokol dan regulasi yang ditetapkan untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Sehingga tidak semua orang harus dirujuk ke Surabaya dan diterima oleh rumah sakit di Surabaya.

"Kalau sedang-sedang saja dan masih bisa diatasi di daerah asal, kenapa harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya? itu yang berat bagi kami dan sudah kami sampaikan ke PERSI dan IDI. Semoga segera ada solusi," kata Risma.

Hingga Minggu (10/5/2020, sebanyak 708 kasus positif Covid-19 tercatat di Surabaya.

Sebanyak 518 pasien positif masih dirawat.

Selain itu, terdapat 1.572 pasien dalam pengawasan (ODP), 2.987 orang dalam pemantauan (ODP).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Risma Keberatan, 50 Persen Pasien Positif Covid-19 di Surabaya dari Luar Daerah", https://regional.kompas.com/read/2020/05/11/18162551/risma-keberatan-50-persen-pasien-positif-covid-19-di-surabaya-dari-luar?page=all#page4.
Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman
Editor : Dheri Agriesta

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved