Iuran BPJS Kesehatan Naik

Fadli Zon Minta Kenaikan BPJS Dibatalkan: Rakyat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lalu Terlindas Mobil

Fadli Zon mengkritik atas kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo

Repro/KompasTV
Fadli Zon 

TRIBUNCIREBON.COM- Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, mengkritik atas kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diberitakan sebelummnya, di tengah pandemi Corona atau Covid-19, Presiden Jokowi kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Keputusan tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam Perpres itu mengatur kenaikan iuran BPJS, yakni: 

- Kelas I: Iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000

- Kelas II: Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000, dari saat ini sebesar Rp 51.000

 

- Kelas III: Iuran peserta mandiri kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000

Untuk kelas III, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan oleh masyarakat tetap Rp 25.500.

Kendati demikian, pada 2021 mendatang subsidi yang dibayarkan pemerintah berkurang menjadi Rp 7.000.

Live Streaming TVRI, Belajar dari Rumah, Kamis 14 Mei 2020, Ada Materi Geometri Rotasi SMA/SMK

Oleh karenanya, masyarakat harus membayar kelas III senilai Rp 35.000.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved