PSBB Kuningan

Evaluasi PSBB, Bupati dan Forkominda Kuningan Patroli Pasar Tradisional, Desa Cikaso Jadi Perhatian

Apalagi dengan rincian kasus positif hasil tes swab sebanyak 2 orang dengan keakuratan 90% dan yang 9 orang laih positif hasil rapid.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama dan Forkopimda melakukan patroli PSBB di Pasar Kepuh Kuningan, Kamis (14/5/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN -  Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kuningan selama 9 hari berjalan dengan lancar.

“Pemkab Kuningan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkominda, red) terus berupaya untuk  meminimalisir penyebaran kasus covid-19 dengan melakukan berbagai langkah strategis,” ungkap Bupati Kuningan H Acep Purnama di sela kunjungannya ke Pasar Tradisional di Kecamatan Kramatmulya, Kamis (14/5/2020).

Langkah pengecekan pada tiap poin pos perbatasan dan pasar di wilayah Kabupaten Kuningan tentu telah menjadi jadwal Bupati dan Forkopimda.

“Meski telah ada penurunan kasus di tempat lain terkait covid-19, saya merasa bahagia. Namun di sisi lain, saya merasa terkejut karena ada penambahan yang signifikan,” katanya.

Menurut Acep, yang paling mencolok terdapat di wilayah Desa Cikaso. “Hal ini diinformasikan agar menjadi perhatian kita bersama, mengingat kasus penularan covid yang terjadi di Desa Cikaso sudah menjangkit sebanyak 11 orang,” katanya.

INI Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir, Mohon Ampunan dan Kesehatan, Dilengkapi Bacaan dan Artinya

Mak Ijah Berusia 85 Tahun, Terima Bantuan Tunai Langsung Kebingungan Lihat Uang Kertas Rp 100 Ribu

Satu Keluarga Positif Corona, Kasus Covid-19 Indramayu Melonjak, Pemerintah Minta Masyarakat Patuh

“Dan kini pemerintah akan berupaya untuk kembali mengimbau agar yang bersangkutan agar diberikan perawatan,”katanya.

Lembaga medis, kata Acep, seperti RS yang sudah disediakan dan jika yang bersangkutan yang sudah terjangkit tidak mau dirawat.

“Maka harus melakukan isolasi diri atau karantina mandiri dengan disiplin agar tidak rumah selama 14 hari dan akan dibantu oleh petugas medis,” ujarnya.

Acep menegaskan untuk jam operasional pasar Krucuk Kramatmulya tetap dari pukul 24.00 sampai dengan jam 12.00 siang serta tidak boleh ada kerumunan.

”Social distancing dan protokol kesehatan covid harus diterapkan," katanya.

Untuk Desa Cikaso yang saat ini sudah merupakan zona  merah,  lanjut Acep, Pemkab akan melakukan pengetatan wilayah bagi yang akan melintas di wilayah tersebut.

“Selain memberikan sosialisasi  juga memberikan bantuan masker di wilayah pasar Krucuk dan di Desa Cikaso masing-masing sebanyak 200 lembar,” katanya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved