Breaking News:

Virus Corona Mewabah

5.800 TKI yang Mau Pulang ke Jabar Bakal Diperiksa Dulu Kesehatannya, Setelahnya Wajib Dikarantina

Pemulangan 5.800 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri ke Jawa Barat dalam waktu dekat akan dilakukan secara terpadu

Humas Jabar
Aktivitas petugas Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat saat mengambil sampel dahak dan lendir tenggorokan hidung (swab test) anggota Klaster GBI Lembang, di Kota Bandung, Minggu (29/3/20). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemulangan 5.800 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri ke Jawa Barat dalam waktu dekat akan dilakukan secara terpadu oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 daei tingkat nasional, provinsi, sampai kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengatakan pemulangan ribuan PMI ini akan dilakukan berdasarkan protokol penanganan pemulangan WNI dan kedatangan WNA dari luar negeri di pintu masuk negara dan di wilayah pada situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB), seperti yang diatur oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Untuk sekarang, penanganan kepulangan PMI dilakukan terpadu oleh gugus tugas di tingkat pusat, provinsi, sampai kabupaten dan kota. Dilakukan pemeriksaan di terminal kedatangan dan kalau PMI memenuhi syarat protokol kesehatan, dapat dilakukan karantina mandiri," kata Ade di Bandung, Selasa (12/5/2020).

 Presiden Jokowi: 34 Ribu WNI Pekerja Migran Bakal Pulang ke Indonesia pada Mei-Juni

Ade mengatakan pihaknya pun masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Sebelumnya, Pemprov Jabar memproses kepulangan 124 WNI asal Arab Saudi, Thailand, dan Australia dalam dua gelombang dan mereka diperiksa kesehatannya kemudian dikarantina di fasilitas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Kota Cimahi.

Ade mengatakan upaya protokol kesehatan tersebut dilaksanakan untuk kewaspadaan dini dan penanganan kepulangan WNI atau kedatangan WNA dari luar negeri di pintu masuk negara dan di wilayah pada situasi PSBB.

WNl yang dimaksud dalam ketentuan ketentuan tersebut adalah Pekerja Migran lndonesia, pelajar, mahasiswa, trainee atau peserta pemagangan, diplomat, kru alat angkut seperti kru pesawat, kapal laut, dan kendaraan darat, serta pelaku perjalanan lainnya pemegang paspor lndonesia.

Untuk kebutuhan fasilitas karantina, katanya, dapat berupa asrama, wisma, hotel, balai pelatihan, apartemen, tenda, barak, dan tempat hunian lainnya yang dapat difungsikan sebagai tempat pelaksanaan karantina.

Setiap WNI yang masuk ke Indonesia wajlb mengikuti prosedur kekarantinaan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved