Breaking News:

BLT

Kakek Suwardi Tak Bisa Tidur Setelah Dapat Bantuan 2 Kali, Merasa Salah Sasaran & Kembalikan Uang

Suwardi (82) mengaku tak bisa tidur usai mendapatkan undangan untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT)

tribunnews.com
Ilustrasi uang 

“Mereka yang terdampak akan di-cover bansos dan jaring pengaman sosial,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kulon Progo, Yohanes Irianta, belum lama ini.

Irianta menjelaskan, Kulon Progo mendapat kuota BST sebanyak 20.810 kepala keluarga sebagai KPM.

Kini baru terdata 20.158 penerima. Penyaluran via PT Pos sebanyak 17.643 penerima. Sebanyak 4.000 penerima lewat beberapa bank plat merah. 

Pemkab masih terus mendata untuk 650 penerima berikutnya. Hal ini sebagai upaya maksimal menjangkau warga terdampak situasi pandemi. 

“Sekitar 650 masih tercecer dan diupayakan bansos tunai menyusul dipenuhi,” kata Irianta.

Jaring pengaman sosial selama pandemi tidak hanya bantuan tunai. Irianta mengungkapkan, masih ada bantuan lain, baik dari APBD DIY dan anggaran Pemkab Kulon Progo. Dengan demikian, semua keluarga yang terdampak akan menerima bantuan. 

BST sendiri diluncurkan bagi 9 juta penerima di seluruh Indonesia di 33 provinsi, kecuali Jabodetabek. (Kompas.com/ Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua)

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul Kakek 82 Tahun Tak Bisa Tidur setelah Dapat Bantuan 2 Kali, Merasa Salah Sasaran & Kembalikan Uang

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved