PSBB Kuningan

Jam Malam Diberlakukan Saat PSBB, Sejumlah Pedagang di Pasar Kepuh Kuningan Kena Dampaknya

Penerapan jam malam saat PSBB mulai pukul 12 malam hingga jam 12 siang, berdampak pada sejumlah pedagang di Pasar Kepuh Kuningan.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana pemberlakuan jam malam saat PSBB di lingkungan Pasar Kepuh Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Penerapan jam malam saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mulai pukul 12 malam hingga jam 12 siang, berdampak pada sejumlah pedagang di Pasar Kepuh Kuningan.

“Ya dampaknya terjadi penurunan pendapatan hingga 30 persen,” ungkap Mimin, seorang pedagang jengkol saat ditemui di lapak jualannya pasar setempat, Minggu (11/5/2020).

Bayi 3 Bulan PDP Covid-19 Meninggal Dunia, Kontak dengan Ayahnya yang Bolak-balik Sukabumi-Jakarta

Untuk harga jengkol saat ini mengalami kenaikan seharga Rp 40 ribu/Kg dari harga sebelumnya sebesar Rp 35 ribu/kg.

“Kenaikan ini baru. Kemudian biasanya kalau mau lebaran harga jual jengkol bisa mencapai Rp 90 ribu/kg,” ungkapnya.

Tak jauh dari lapak pedagang jengkol, Atun salah seorang pedagang bumbu dan rempah – rempah mengatakan, usaha dagang di masa PSBB memang tidak pengaruh terhadap sirkulasi komoditas atau barang jualnya.

PROFIL Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI yang Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejak Karier di Militer

“Untuk harga jual stabil dan biasa mendapat keuntungan kisaran Rp 20 ribuan,” kata dia.

Terpisah Iwan, pedagang ayam saat ditemui di lapak usahanya mengatakan, untuk penjualan daging ayam saat ini mengalami kenaikan.

“Sebelumnya, harga jual beberapa waktu lalu per kilogamnya Rp 30 ribu dan kini harga daging mencapai Rp 32 ribu,” katanya.

Melihat kenaikan harga jual, kata Iwan, ini belum bisa mengobati kebiasaan sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved