Breaking News:

Berita Cirebon

Polres Cirebon Kota Bekuk Komplotan Maling Motor, Dua Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Jajaran Polres Cirebon Kota membekuk komplotan maling motor yang beranggotakan lima orang.

Istimewa
Barang bukti sepeda motor disita dari komplotan maling motor yang dibekuk petugas Polres Cirebon Kota. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota membekuk komplotan maling motor yang beranggotakan lima orang.

Dua di antaranya dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat hendak diamankan.

"Kami llakukan tindakan tegas dan terukur karena keduanya melakukan perlawanan ketika akan ditangkap," kata Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya, melalui pesan singkatnya, Rabu (6/5/2020).

Ia mengatakan, lima anggotan komplotan maling motor itu masing-masing berinisial I (24), NF (27), MA (18), RF (18), dan FH (20).

Diketahui kelima pelaku tersebut merupakan warga Kabupaten Indramayu dan sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan.

Sampai Rabu 6 Mei, 75.113 Pekerja Dirumahkan dan Di-PHK, Diusulkan Dapat Bantuan dari Pemda

Download Lagu MP3 Pamer Bojo Versi Cendol Dawet Dicover Nella Kharisma, Unduh di Sini

Sejumlah Orang yang Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 di Cirebon Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Menurut Deny, dari pemeriksaan sementara komplotan tersebut sudah beraksi beberapa kali di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

"Dari pemeriksaan awal sudah ada dua TKP, yakni di Lemahwungkuk dan Gunungjati," ujar Deny Sunjaya.

Hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku untuk mendalami kasusnya.

Pasalnya, tidak menutup kemungkinan adanya TKP pencurian sepeda motor yang dilakukan komplotan itu di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Hasil Tes Swab, 7 Warga Kota Sukabumi Positif Covid-19, Hari Pertama PSBB Pasien Positif Jadi 49

Selain kelima pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor, kunci pembobol sepeda motor berikut anak kuncinya, dan lainnya.

"Mereka dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara," kata Deny Sunjaya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved