PSBB

Selama PSBB di Bandung, Masih Ada Warga yang Nekat Mudik Pakai Jasa Travel Gelap, Bayar Rp 800 Ribu

Oprasional kendaraan umum dibatasi karena adanya pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) dan adanya larangan mudik.

TribunJabar.id/Mega Nugraha
Polrestabes Bandung menutup jalan Buah Batu di arah selatan mulai Rabu (28/4/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Oprasional kendaraan umum dibatasi karena adanya pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) dan adanya larangan mudik.

Namun, masih terdapat warga yang nekat mudik menggunakan dengan menggunakan travel gelap.

Kasatlantas Polresta Bandung, AKP Hasby Ristama, untuk saat ini bus dan angkutan umum lainnya juga ia turut dilakukan pemeriksaan.

INI Tanda-tanda Anda Memiliki Kolesterol Tinggi, Salah Satunya Sering Nyeri di Bagian Tengkuk

"Kami bekerja sama dengan dinas perhubungan, untuk kendaraan umum sekarang sudah banyak yang tidak beroprasi," ujar Hasby, di titik cek poin Gerbang Tol Cileunyi, Selasa (5/5/2020).

Hal tersebut dilakukan, kata Hasby, mengingat sudah adanya larangan mudik.

"Untuk (kendaraan umum) antar kota sudah dibatasi kecuali dalam kota," tuturnya.

Hasby mengungkapkan, pihaknya benerapa kali menemukan pelanggaran yang nekat mudik dengan menggunakan travel gelap mencoba lewat.

Nasrudin Azis Tegaskan Kota Cirebon Siap Terapkan PSBB Jabar Mulai Besok

"Kurang lebih sudah kami temukan 5 (travel gelap),dengan estimasi ada yang (bayar) Rp 800 ribu per orangnya," kata dia.

Menurutnya, mereka berasal dari Jakarta menuju ke Tasik, Sumedang, dan Garut.

"Maka kami putar balikan untuk (kembali ke kota asalnya), kami pun melakukan penindakan hukum berupa tilang," ucapnya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved