Breaking News:

PSBB Indramayu

Jalur Pantura Tidak Akan Ditutup Selama Pemberlakuan PSBB di Indramayu, Ini Alasannya

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Indramayu akan diterapkan secara penuh di 31 kecamatan.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Kendaraan pemudik yang melintas di Jalur Pantura Indramayu saat diminta putar balik oleh polisi, Senin (27/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Indramayu akan diterapkan secara penuh di 31 kecamatan.

Penerapan PSBB itu bakal mulai efektif dilakukan pada besok hari tanggal 6 Mei 2020 sampai dengan 14 hari kedepan.

PSBB di Indramayu Akan Dilaksanakan di 31 Kecamatan, Ini 6 Pembatasan Aktivitas yang Harus Dipatuhi

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, meski diterapkan secara menyeluruh, Jalur Pantura Indramayu tidak akan ditutup.

"Iya dilaksanakan full tapi pantura tidak ditutup," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Pendopo Indramayu, Selasa (5/5/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, alasan tidak ditutupnya Jalur Pantura karena merupakan jalur nasional atau perlintasan utama khususnya dari daerah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Bukan Karena Serangan Jantung, Henti Jantung Jadi Penyebab Didi Kempot Meninggal, Ini Perbedaanya

Jika Jalur Pantura ditutup dikhawatirkan pendistribusian logistik atau kepentingan darurat lainnya akan terhambat karena tidak bisa melintas.

Sebagai gantinya, Pemkab Indramayu sudah menyiapkan check point di Jembatan Sewo Kecamatan Sukra yang bertasan langsung dengan Kabupaten Subang untuk menyortir kendaraan yang melintas.

"Ada satu titik yang kita waspadai di Jalan Nasional (Pantura) tepatnya di Jembatan Sewo kita buat check point," ujar dia.

Ridwan Kamil Minta Polisi dan Tentara Perketat Perbatasan di Kota-kota di Jabar Agar PSBB Efektif

Di sana akan ditugaskan personel gabungan dari unsur TNI-Polri, BPBD, Dishub, Dinkes dan instansi terkait lainnya.

Jika ada pemudik yang nekat memasuki wilayah Kabupaten Indramayu, mereka akan langsung diminta untuk putar balik.

"Kebijakannya apabila ada pemudik masuk daerah kita, kita berhentikan dan kita minta untuk kembali lagi," ujar Deden Bonni Koswara.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved