Breaking News:

Video

VIDEO - Di Dayeuhkolot Serasa Tak Berlaku PSBB, Pembeli Berjubel di Toko-toko dan Pasar

Herman memaparkan, sebelum memasuki toko baik pengunjung atau oegawai, dicek suhu tubuh, disiapkan hand sanitizer, dan harus jaga jarak

Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, DAYEUHKOLOT -  Di daerah Pasar Dayeuhkolot, kegiatan berjalan normal seakan tak ada Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid 19.

Di siang hari banyak para pengunjung di pasar Dayeuhkolot, para pengunjung  terlihat mengunjungi toko-toko yang ada, seperti toko emas hingga pakaian. Para pengunjung pasar banyak yang telah menggunakan masker tapi masih ada yang tidak menggunakannya.

Banyaknya yang keluat masuk kendaraan ke Jalan Raya, juga membuat arus kendaraan sedikit tersendat. Yang terlihat berkerumun, seperti di satu toko emas dan pakaian, yang ada di area tersebut.

TONTON VIDEO DI SINI

Bahkan siang tersebut beberapa Satpol PP dari Kecamatan Dayeuhkolot, mengimbau pada para pengunjung untuk jaga jarak, dan membirakn masker kepada yang tak menggunakan masker.

Menurut Kanit Satpol PP Kecamatan Dayeuhkolot, Tatang Sofyan, terkait masih adanya yang berkerumun di Pasar Dayeuhkolot mungkin sehubungan dengan kembutuhan masyarakat.

"Seperti di toko emas, itu kebanyakan yang menjual barangnya atau emasnha, akibat terkena dampak (Covid 19) untuk menutupi kebutuhan lebaran," ujar Tatang, di Pasar Dayeuhkolot, Senin (4/5/2020).

Kecelakaan Tunggal di Jalan Kalijaga Kota Cirebon, Petugas Evakuasi Korban Menggunakan APD Lengkap

INI Cara Cek Kelebihan Iuran BPJS Kesehatan yang Sudah Dibayar, Otomatis Bayar Bulan Selanjutnya

Peringatan Dini Cuaca Besok, Selasa 5 Mei 2020: Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat, Angin & Petir

Tatang mengatakan, toko pakaian, seperti toko Ria Busana juga mulai rame kami juga tak henti-hentinya memberikan sosialisai untuk menjaga jarak, menggunakan masker dan lainnya.

Saat diainggung jika kedepannya masih ada yang berkerumun, apakah akan memberikan sanksi, Tatang mengatakan, Insyaaloh mungkin kedepannya kami akan berkordinasi dengan muspika terkait sanksinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved