Virus Corona di Majalengka

Ketua Advokasi Karang Taruna Kabupaten Majalengka Tak Sudi PSBB Diterapkan di Majalengka

"Kalau dilihat kasus yang terjadi di Majalengka, diperoleh di luar Majalengka atau populernya imported case," jelas dia.

TribunJabar.id/Daniel Andreand Damanik
ILUSTRASI: Sejumlah petugas Dishub Kota Cimahi dan Polres Cimahi berjaga di pos bersama check point di Jl Amir Mahmud tepatnya di simpang Jl Kebon Kopi, Kota Cimahi saat penerapan PSBB Parsial hari pertama di Cimahi, Rabu (22/4/2020). -- 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Wacana Kabupaten Majalengka yang akan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi mendapatkan reaksi penolakan dari warga Majalengka, Jawa Barat.

//

Kebijakan yang diusulkan Gubernur Jawa Barat itu belum waktunya dan bertentangan dengan peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI nomor 9 tahun 2020.

Yakni, tentang pedoman PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Kami sebagai warga Majalengka menolak kebijakan PSBB yang diusulkan Pak Gubernur dalam rapat bersama pak kepala daerah, kendati ini baru sekedar wacana dan masih menunggu restu Menteri Kesehatan RI," ujar Ketua Advokasi dan Hukum Karang Taruna Kabupaten Majalengka, Ejen Ja'alussalam, Kamis (30/4/2020).

Aktivis pergerakan ini mengatakan ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi jika suatu daerah diberlakukan PSBB.

Untuk lebih teknisnya, diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020.

"Jumlah kasus atau angka kematian akibat penyakit Covid-19 meningkat dan menyebar secara signifikan ke beberapa wilayah, itu salah satu syaratnya. Sedangkan di Majalengka berdasarkan data Pikom Covid-19 masih minim. Datanya, baru 1 orang pasien positif meninggal dunia dan 3 orang dalam perawatan," ucapnya.

INI Kunci Jawaban Soal SD/SMP/SMA Belajar Dari Rumah di TVRI Senin 20 April 2020, Cek di Sini

Mobil Pemudik Licin Bagai Belut, dari Jakarta Lolos Sampai ke Tasikmalaya, Rutenya Pakai Jalan Tikus

100 Toko Nekat Tetap Buka Selama PSBB Kota Bandung, Satpol PP Langsung Bertindak Tegas: Tutup Toko

Apalagi, riwayat terpaparnya pasien positif di Majalengka disebabkan faktor imported case.

Halaman
1234
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved