Virus Corona

Balita 1 Tahun Positif Covid-19, Diduga Sering Dibawa Orangtuanya Berdagang di Pasar

Pemkot Malang telah menelusuri sejumlah anggota keluarga yang melakukan kontak dengan balita itu

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi jenazah bayi 

TRIBUNCIREBON.COM - Balita laki-laki berusia 1 tahun di Kota Malang positif Covid-19.

Tim Satgas Covid-19 Kota Malang masih kesulitan menelusuri riwayat kontak balita berusia satu tahun yang dinyatakan positif virus corona baru atau Covid-19.

Sebab, keluarga balita itu tak ada yang menderita Covid-19.

Balita laki-laki itu juga tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota.

Belum bisa dipastikan balita itu tertular virus corona dari mana.

Namun, balita itu sering dibawa ke pasar untuk berjualan oleh orangtuanya.

Kebetulan, orang tua balita itu merupakan pedagang di Pasar Induk Gadang Kota Malang.

"Si ananda ini sering diajak orangtuanya dagang. Orang tuanya pedagang di Pasar Gadang," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (29/4/2020).

 Apakah Boleh Makan Sahur Setelah Imsak? Begini Penjelasannya

 6 Menu Santap Sahur yang Simpel dan Menyehatkan, Sup Jagung Brokoli dan Rica Kacang Panjang Jamur

Pemkot Malang telah menelusuri sejumlah anggota keluarga yang melakukan kontak dengan balita itu.

Pemkot Malang langsung melakukan rapid test virus corona baru kepada mereka.

Hasilnya, seluruh keluarga balita itu dinyatakan nonreaktif.

"Tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota, tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif yang sebelum-sebelumnya," kata dia.  

Karena itu, Nur Widianto mengatakan kasus yang dialami balita itu merupakan kasus unik.

 Update Kasus Covid-19 di Indramayu, PDP Meninggal Kembali Bertambah 2, Total Ada 27 Orang

 Ada Foto Seronok Pria Lain di Ponsel Istri, Seorang Suami di Gresik Murka Tusuk Sang Pengirim

Sebab, pasien tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya.

Lagipula, seluruh keluarga balita itu juga dinyatakan nonreaktif saat diperiksa menggunakan alat rapid test virus corona.

"Ini yang menjadi sesuatu yang unik," katanya.

Balita laki-laki berusia 1 tahun itu tercatat sebagai pasien 14 Covid-19 di Kota Malang. Hingga saat ini, terdapat 16 kasus positif corona di Kota Malang.

Kejadian di Garut

Balita tertular Covid-19 juga terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Seorang balita di Kabupaten Garut dinyatakan positif Covid-19. Balita tersebut jadi kasus ke 10 positif corona di Kabupaten Garut.

Balita laki-laki berusia 2 tahun 2 bulan itu diduga terpapar corona dari orang tuanya yang pulang dari Jakarta.

Jubir Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat, mengatakan, pasien positif Covid-19 yang baru terkonfirmasi itu jadi kasus ke 10 atau KC-10. Pasien tersebut berasal dari Kecamatan Cibatu.

"Pasien sedang dalam tahap penjemputan ke lokasi oleh tim Dinas Kesehatan untuk proses perawatan dan penanganan medis di RSUD dr. Slamet," kata Ricky, Selasa (28/4/2020).

Kondisi pasien balita itu, lanjutnya, tak mengalami gejala. Namun, sudah dinyatakan positif setelah hasil tes swab keluar dari laboratorium.

Selain itu, hari ini dilaporkan dua orang meninggal dunia. Satu orang merupakan ODP berjenis kelamin perempuan (35) asal Kecamatan Karangpawitan. Sementara seorang lainnya adalah PDP jenis kelamin laki-laki (45), asal Kecamatan Pameungpeuk.

"Total ODP meninggal sampai hari ini sebanyak 11 orang. ODP yang meninggal memiliki penyakit penyerta dan telah mendapatkan penanganan sesuai protokol kesehatan. Untuk PDP total meninggal sembilan, dan satu positif meninggal," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Balita Usia 1 Tahun Positif Corona, Sering Diajak Orangtua Berdagang di Pasar"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved