Breaking News:

RSUD Bung Karno Laporkan Ibu Kost yang Usir 3 Perawat, Ibu Kost Tak Mau Kalah, Punya Alasan Mengusir

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membenarkan, akan ada pelaporan atas kasus tersebut ke Polres Sukoharjo.

(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNCIREBON.COM, SOLO - Tiga tenaga medis RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah dikabarkan diusir dari tempat kost mereka.

//

Ketiga tenaga medis itu tinggal di kost di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Karena diusir, ketiganya kini menginap di rumah sakit tempat mereka bekerja.

Kasus terusirnya 3 perawat RSUD Bung Karno Solo dari tempat kosnya di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo berbuntut panjang setelah pihak RSUD Bung Karno Solo melaporkan insiden tersebut ke Polres Sukoharjo.

 Kumpulan Pantun Buka Puasa Ramadhan, dari yang Kocak hingga yang Bijak, Bagikan di WhatsApp

 Sudah Ada 2 Tenaga Medis Asal Majalengka yang Dinyatakan Positif Covid-19

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membenarkan, akan ada pelaporan atas kasus tersebut ke Polres Sukoharjo.

"Yang melapor ya dokter di RSUD Bung Karno," kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo ditemui disela-sela rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo di Balai Kota Solo, Selasa (28/4/2020).

Dari informasi yang diterima TribunSolo.com, yang akan melaporkan tragedi yang menimpa anak buahnya yakni Direktur RSUD Bung Karno, dr Wahyu Indianto.

Adapun yang mendasari pelaporan tersebut menurut Rudy agar tidak terjadi kasus serupa di wilayah lain atau perawat lain.

Apalagi menurut dia kasus yang terjadi di Solo menjadi sorotan, terlebih perawat yang tinggal di kos tersebut juga membayar.

"Kalau mereka pulang itu ya berarti sehat, kenapa harus diusir, apapun alasannya," tegas Rudy.

Orang nomor satu di Kota Solo itu ingin masyarakat tidak semena-mena dengan keberadaan tenaga kesehatan.

Mereka itu juga merawat pasien tidak memandang dari mana pasien ini berasal.

Termasuk menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Solo.

"Jangan ditolak lah, mereka itu kalau pulang ya berarti sehat, pelaporan ini untuk pelajaran saja," jelas dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved