Berjualan Miras di Siang Bolong di Bulan Puasa, Warung Miras di Indramayu Digrebek Polisi

Kasat Narkoba AKP Deni Rusnandar melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu Ipda Sukenda membenarkan kejadian tersebut.

ISTIMEWA
Polisi saat menggerebek salah satu warung penjual miras di Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu kemarin Selasa (28/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Warung penjual minuman keras (miras) digrebek polisi setelah ketahuan nekad menjual minuman terlarang tersebut di siang bolong pada bulan suci Ramadhan.

Kasat Narkoba AKP Deni Rusnandar melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu Ipda Sukenda membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadian di salah satu warung di Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu kemarin Selasa (28/4/2020) sekitar pukul 10.30 WIB," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (29/4/2020).

Dalam operasi tersebut sedikitnya polisi mengamankan barang bukti sebanyak 216 botol miras dari berbagai merk.

Dikisahkan Ipda Sukenda, operasi itu berawal dari laporan masyarakat yang resah karena ada peredaran miras terutama di bulan suci Ramadhan sekarang ini.

Polisi pun segera mendatangi lokasi warung yang dimaksud dan setelah melakukan penyelidikan penjaga warung tertangkap basah tengah menjual miras.

“Semula pemilik warung mengelak dengan mengatakan tidak menjual minuman keras. Namun saat anggota melakukan penggeledahan ditemukan sejumlah dus tersusun rapih berisikan botol minuman keras berbagai merek yang siap jual,” ucapnya.

Satres Narkoba Polres Indramayu Perketat Jalur Laut untuk Antisipasi Penyelundupan Narkotika

6 Menu Santap Sahur yang Simpel dan Menyehatkan, Sup Jagung Brokoli dan Rica Kacang Panjang Jamur

Miras-miras itu kini sudah diamankan di Mapolres Indramayu sebagai barang bukti.

Ipda Sukenda menyampaikan, polisi akan rutin mengelar operasi guna memberantas penyakit masyarakat yang meresahkan tersebut.

Diduga masih banyaknya peredaran minuman keras serta obat–obatan terlarang masih diperjual belikan secara bebas di Kabupaten Indramayu.

“Kita ciptakan Indramayu kondusif, aman, tertib dan nyaman. Untuk itu kami mengajak semua lapisan masyarakat apabila melihat mengetahui keresahan masyarakat dapat segera menghubungi kami, baik di Polsek maupun di Polres," ujarnya.

Ada Foto Seronok Pria Lain di Ponsel Istri, Seorang Suami di Gresik Murka Tusuk Sang Pengirim

40.478 Keluarga Ajukan Bantuan Lewat Pikobar di Jabar, Verifikasi Data Penerima Masih Berjalan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved