Virus Corona di Indramayu

Bantuan Cuma Cair untuk 4.536 Warga, Padahal Awalnya 23.680, Lurah di Indramayu pun Jadi Sasaran

Sedikitnya ada sebanyak 4.536 Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) di Kabupaten Indramayu yang mendapat bantuan paket sembako dari Provinsi Jawa Barat.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Petugas kantor pos saat mengangkut bantuan sembako ke dalam mobil pos sebelum diantar kepada kepala rumah tangga sasaran (KRTS) di Kantor Pos Kabupaten Indramayu, Senin (27/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sedikitnya ada sebanyak 4.536 Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) di Kabupaten Indramayu yang mendapat bantuan paket sembako dari Provinsi Jawa Barat.

//

Hal tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Dadan Irawan kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di ruangannya, Senin (27/4/2020).

Dadan Irawan mengatakan, jumlah tersebut selalu berubah-ubah. Hal ini menjadi kesulitan tersendiri bagi pihaknya termasuk bagi pemerintah daerah Kabupaten Indramayu.

"Jadi beban tersendiri karena datanya sering berubah-ubah," ujar dia.

Disebutkan Dadan Irawan, data di Kabupaten Indramayu awalnya berjumlah 23.680 KRTS, kemudian berubah menjadi 22.372 KRTS, berubah kembali menjadi 6.300 KRTS, dan terakhir berubah menjadi 4.536 KRTS.

Padahal, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu itu mengusulkan sekitar 40.000 KRTS ke Provinsi Jawa Barat, dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat.

Imbasnya, para RT, RW, termasuk lurah di tingkat desa kini mesti menanggung pertanyaan masyarakat. Banyak masyarakat yang bertanya apakah mereka juga dapat bantuan atau tidak.

"Dinsos juga kemarin sempat kecewa, yang kasiannya lagi RT, RW, Lurah, mereka kan sudah mendata, warga yang didata itu mereka bertanya-tanya berharap dapat bantuan juga tapi kan nyatanya tidak," ujar dia.

Kendati demikian, disebutkan Dadan Irawan, pada bulan depan atau Mei 2020 kemungkinan jumlah KRTS di Kabupaten Indramayu bakal meningkat dari jumlah sekarang.

"Bulan depan katanya ada perkembangan kemungkinan naik, atau mungkin balik lagi menjadi 23.680 KRTS, tapi kita belum tahu karena yang menentunya dari provinsi," ucapnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved