Virus Corona di Indramayu

Kader PKB Indramayu 2 Bulan Tak Terima Gaji, Pilih Sumbangkan Duit ke Warga Terdampak Corona

Ketua Fraksi PKB DPRD Indramayu, Amroni mengatakan, gaji bulan April dan Mei akan dipotong sebagian secara otomatis.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Masyarakat saat mengantre pembagian sembako dan uang tunai di Kampus Hijau di Desa Kaplongan Lor, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Senin (27/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kader PKB Kabupaten Indramayu berkomitmen menyisihkan sebagian gajinya sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

//

Ketua Fraksi PKB DPRD Indramayu, Amroni mengatakan, gaji bulan April dan Mei akan dipotong sebagian secara otomatis.

Pemotongan gaji itu pun sudah berdasarkan kesepakatan dari masing-masing kader.

"Ini sudah terkoordinir. Kalau masing-masing ingin memberi bantuan itu dari pribadi masing-masing," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (27/4/2020).

Disampaikan Amroni, hasil pengumpulan gaji itu nantinya akan digunakan untuk membeli sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, uang hasil potongan gaji para kader itu sudah dibelikan masker dan sudah dibagikan kepada masyarakat.

Pembagian masker itu sekaligus upaya mengkampanyekan program wajib mengenakan masker yang dicanangkan oleh pemerintah.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dedi Wahidi. Dirinya mengajak kepada siapun elemen masyarakat yang masih berkecukupan untuk bahu membahu membantu masyarakat kecil yang membutuhkan akibat dampak wabah Covid-19.

"Kepada warga yang berkecukupan, saya mengajak untuk bisa bersama tergerak hatinya untuk gotong royong membantu masyatakat yang sekarang sedang susah akibat Covid-19," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved